Followers

Tuesday, October 27, 2020

SOLUSI PENERBITAN BUKU

 


 Oktober 2020

Kelas pelatihan belajar menulis angkatan 16 sudah ke pertemuan 10. Semakin banyak hal yang di share di group kelas ini.

Bergabung di komunitas menulis, memang memaksakan saya untuk mencoba mengikuti histeria dari rekan se komunitas. Memotivasi diri untuk bisa menyelesaikan setiap resume yang diberikan di sela kesibukan, jadi teringat narasumber sebelumnya bu Nora yang mengatakan menulis diwaktu senggang itu biasa tapi menulis disela kesibukan itu istimewa. 

Malam ini kelas belajar menulis, ditemani moderator bu Aam Nurhasanah, dan narasumber  Raimundus Brian Prasetyawan,S.Pd. atau lebih di kenal dengan mas Brian. Anak muda yang sudah memiliki banyak karya.

Narasumber membagikan tips bagaimana kita harus mempersiapkan kumpulan resume untuk menjadi naskah buku.

Proses dari kelanjutan penerbitan buku apabila sudah menyelesaikan 20 resume.

Narasumber berbagi pengalaman tentang proses kepenulisan yang alaminya. Beliau sudah ngeblog sejak 2009. Namun keinginan untuk membuat buku baru muncul pada akhir 2013. Hal ini  beliau tuangkan dalam tulisannya. Yang dapat dibaca di link berikut:


Mentor merupakan pembimbing yang membimbing kita untuk bisa menulis. Mauk komunitas menulis merupaka solusi untuk bisa tetap eksis dalam menulis buku.  Narasumber mengatakan pada awalnya beliau vakum dalam kepenulisan karena terkendala oleh biaya penerbitan buku, apalagi saat itu masih kuliah dan tidak tau tempat untuk menerbitkan buku secara self publishing.

Namun akhirnya pada 2019 beliau mulai bangkit lagi karena tidak sengaja menemukan hashtag di Instagram tentang penerbit Indie. Matanya terbuka bahwa menerbitkan buku sekarang lebih mudah dan banyak pilihan dengan adanya penerbit indie. 

Diakhir oktober 2020, beliau mengirimkan naskah buku pertamanya ke salah satu penerbit Indie dan akhir tahun 2020 buku pertamanya terbit.
i



Bergabung dengan komunitas guru yang mempunyai hobi yang sama yaitu menulis, merupakan suatu kegembiraan. Apalagi ditambah pelatihan-pelatihan belajar menulis yang akan menambah pengalaman dalam bidang kepenulisan.

 Cara menerbitkan buku hasil kelas menulis diantarnya :
 
1. 20 tulisan resume digabung dalam satu file microsoft word. 
2. Settingan file microsoft word  disesuaikan dengan format penerbit
      a. Ukuran kertas A5 (14x20cm)
      b.Huruf times new roman, ukuran 12
      c.Spasi 1,5
      d. Margin 2 cm semua
      e.Paragraf rata kiri-kanan (justify)

 Kemudian masukkan juga kelengkapan naskah dalam file naskah kumpulan resume, kelengkapan naskah yaitu:

cover ( judul buku dan nama penulis saja), kata pengantar, daftar isi (tanpa nomor halaman), profil penulis, sinopsis (3 paragraf. Masing-masing paragraf 3 kalimat)

Urutannya:
Cover
Kata Pengantar
Daftar Isi
Isi naskah
Profil Penulis
Sinopsis
Jadi semuanya dalam satu file. Tidak dipisah-pisah menjadi beberpa file.

Fasilitas penulis mendapat fasilitas penerbitan denga penerbitan indie yaitu : desain cover, ISBN,layout,
edit ringan, 2 Buku bukti terbit dan E-Sertifikat.

Simpulan

Saat ini  menerbitkan buku semakin mudah. Tulisan apapun bisa diterbitkan. Bergabung dengan komunitas menulis akan menjadi kan kita lebih terarah dalam kepenulisan.

Semoga akan ada buku-buku yang bisa saya terbitkan kedepannya. Semangat menulis dan berbagi dengan yang lain.

Terima kasih

Monday, October 26, 2020

RAHASIA SUKSES TULISAN DIMUAT DI KORAN

 



Oktober 2020
 Resume pematihan Belajar menulis



Pertemuan Kelas On line belajar menulis bersama Om jay, sudah memasuki pertemuan yang ke-9.  Beriringan dengan waktu itu pula ternyata semakin tahu bahwa banyak penulis-penulis hebat yang bergabung di kelas menulis ini. 

Malam ini ditemani oleh moderator dari Aceh yaitu Ibu Fatimah, Serta dengan narasumber yang luar biasa karena beliau  memiliki segudang prestasi diantaranya  Juara Tingkat Nasional Guru Berprestasi Juara I, Guru Penerima penghargaan Internasional dari Thailand mewakili bangsa Indonesia tahun 2017, serta orang yang banyak pengalaman dalam tulis menulis di koran sehingga sudah 500 artikel dimuat dan 150 kartun. Beliau bernama Pa Encon Rahman.

Awal Karier Menulis 

Diawali dengan cerita awal mula beliau memulai tulisannya. Awal mula senang dengan dunia tulis menulis yaitu sejak SMP suka menempelkan tulisan-tulisannya di majalah dinding sekolah, hingga berlanjut ke tingkat SPG. 

Makin banyak karya yang ditempelkan di majalah dinding. Potensi ini dilihat oleh gurunya sehingga menyarankan untuk menulis di koran. Dimulai dari hal-hal yang sederhana maka beliau mengirimkan tulisannya ke koran Mitra Desa, salah satu koran yang  bernaung di bawah koran Pikiran rakyat. 

Apabila ingin menulis di media massa atau koran, maka alangkah baiknya bila diawali dengan mencari majalah atau koran lokal yang tidak memiliki saingan yang banyak setelah sudah sering baru mencoba ke majalah bertarap nasional. Untuk memotivasi sebaiknya dimulai dengan tulisan yang ringan.

Tulisan yang sudah dimuat di koran beliau simpan dengan rapih bahkan di klipingkan sebagai dokumentasi pribadinya, bahkan mesin tik yang menemaninya pun masih ada sebagai bukti sejarahnya dalam tulis menulis.

Pemenuhan kebutuhan finansial dapat terpenuhi, terbukti bahwa honornya sebagai penulis bisa membiayai kuliahnya sampai tamat tampa mengandalkan orang tua. Jarang ada anak muda yang begitu mandiri, sampai membiayai kuliahnya sendiri. 

Beliau kuliah di perguruan tinggu swasta UNPAS mengambil jurusan Bahasa Indonesia. Diawali dari motivasi yang disampaikan temannya  bahwa tidak ada artinya tulisan kita selalu dimuat di surat kabar jika tidak diimbangi dengan pendidikan karena semua itu tidak akan ada artinya. 

Akhirnya memutuskan untuk berkuliah untuk meningkatkan kwalitas penulisannya. Semakin banyak komunitas menulis yang beliau ikuti, sehingga dengan bergaulnya di komunitas menulis maka timbullah motivasi, kemampuan menulis yang meningkat, menambah ilmu serta semangat. maka ketika kita memiliki keinginan menulis, hobi menulis  maka carilah komunitas yang saling mendukung apa yang disukai. dengan bergabung dengan komunitas menulis maka akan timbulnya motivasi untuk menulis.

Tips Menulis di Koran 

1. Ketika bisa menulis punya keterampilan ini lanjutkan dan kembangkan

    Setiap orang memiliki keterampilan dalam menulis, untuk itu perlu diasah keterampilan tersebut. Terus menulis adalah salah satu cara untuk mengembangkan tulisan. 

2. Menulis di koran menghasilkan finansial yang cepat

Apabila ingin menghasilkan finansial yang cepat, maka menuliskah di koran. Karena dengan menulis di koran akan cepat untuk mendapatkan honor apabila tulisannya sudah dimuat.

3. Tahan banting untuk menulis di koran, Apabila tulisan belum dimuat maka jangan gampang menyerah karena mungkin ada beberapa hal yang belum sesuai. Oleh karena itu sebelum dikirimkan  harus intropeksi judul, tema yang diusung atau kesuaian gaya kepenulisan koran tersebut.

4. Istiqomah dalam menulis

Terkadang penulis pemula hanya mengirimkan satu kali tulisan ke koran, dan menunggu untuk diterbitkan. Padahal apabila ingin menulis maka seringlah menulis jangan menunggu. tulisan harus sering dikirim, setiap hari kirim dari banyak yang dikirim kita akan tembus ke koran. ketika kita mengkliping koran maka kita bisa mengambil tematik karya-karya orang lain. 

Koran itu industri tidak semudah menulis di blog, penulis  harus mengetahui dulu tekniknya. Keiginan-keinginan yang diinginkan oleh penerbit koran terssebut, sehingga dalam penulisan dalam koran ada seleksi terlebih dahulu sebelum penerbitannya. Gaya koran memiliki perbedaan. Model antara media massa yang satu dengan yang lainnya pasti berbeda. Hal ini berkaitan dengan ruang yang disediakan oleh media massa tersebut.

Materi bimtek menulis artikel populer untuk surat kabar dan majalah agar bisa dimuat Panduan menulis artikel, Diantaranya terdiri dari :

- Materir kenalan :  awal pengertian artikel dan media massa

- Menyampaikan bagaimana cara menulis judul artikel yang menarik?

- Apa saja  syarat dan ketentuan penulisan judul artikel untuk koran dan majalah?

- Bagaimana Anatomi tulisan artikel dan jenis-jenis artikel untuk surat kabar dan majalah

- Apa saja sifat tulisan artikel yang dibutuhkan surat kabar dan majalah?

- Bagaimana caranya menggali ide tulisan artikel? 

- Bagaimana cara menguji ide untuk tulisan artikel agar dimuat pada koran dan majalah?

- Bagaimana cara mengumpulkan referensi untuk artikel?

- Bagaimana cara mulai menulis artikel untuk koran dan majalah?

- Bagaimana kiat praktis menulis intro artikel agar menarik?

- Bagaimana cara mengirim tulisan artikel ke koran dan majalah agar dimuat?

- Bagaimana tata krama cara mengirim artikel pada koran dan surat kabar?

- Apa saja identitas yang harus kita siapkan pada saat kita mengirim tulisan artikel pada koran dan majalah?

-Berapa jumlah kata dalam artikel untuk koran dan majalah agar dimuat

- Bagaimana caranya mengambil honor tulisan yang sudah dimuat di koran dan majalah?

-Bagaimana caranya mengetahui tulisan artikel kita dimuat atau tidak pada koran dan majalah

-Bagaimana etika mengirim artikel kepada tiga media yang sejenis?

-Bagaimana kiatnya agar artikel yang kita kirim selalu dimuat oleh redaksi surat kabar dan majalah

-Bagaimana caranya mengajukan artikel untuk angka kredit atau kenaikan tingkat

- Daftar alamat dan email surat kabar lokal dan nasional. 

- Praktik cara menulis artikel, bimbingan, revisi dan saran-saran cara menulis artikel yang layak muat untuk surat kabar dan majalah

Memang sangat menarik apa yang disampaikan oleh narasumber apalagi dalam kepenulisan artikel yang dimuat dalam koran memiliki nilai angka kredit. Apabila artikel dimuat di media massa tingkat nasional angka kreditnya 2. Sedangkan jika dimuat di media massa tingkat provinsi angka kreditnya 1,5. (Sumber buku 4 kemendikbud) 

Menurut narasumber dalam menulis terdapat beberapa level keterampilan menulis  diantaranya ada level rendah, sedang, tinggi. Menambah semangat tulisan level terendah itu menulis di blog, cara membuat buku antalogi, Menulis buku buku karya bersama buku solo, level tertinggi termasuk level solo, sedang buku karya bersama termasuk level sedang. Sedangkan di koran termasuk level sedang, karena menulis koran mudah tetapi yang sulit dimuatnya karena harus menyesuaikan diri dengan korannya,

Beberapa Tips supaya tulisan kita dimuat di koran diantaranya :

1. menguasai cara menulis judul artikel

2. menulis intro

3. menulis pembahasan dan menutup artikel 

4. ketika ada mentor melakukan langsung terjun langsung. perbaikan sengaja untuk mengetahui kelemahan supaya direkomendasikan untuk muat ke koran.

5. mengamati, mengaji, memperhatikan, dan tulisan -tulisan how to... bagaimana, mengikuti apa yang diinginkan oleh koran tersebut.

Beberapa hal yang harus dihindari dalam mengirimkan tulisan ke koran  yaitu mengirimkan satu tulisan dikirim ke beberapa majalah/ koran.

Ketika ingin terjun dalam penulis produktif karena niat ibadah karena Allah, amal zariah, mudah-mudahan tulisan kita lebih panjang dari usia kita.  penolong kita dari hal-hal yang belum kita lakukan dengan baik

Apapun pilihannya menulis di koran, buku atau yang lainnya menurut penulis yang terpenting adalah bagaimana kita menulis dengan penuh kesenangan.  Jangan jadikan menulis sebagai beban. Maka menulislah sesuai apa yang kalian sukai.

Terima kasih


Wednesday, October 21, 2020

MENGATASI KENDALA DALAM MENULIS

 

Rabu, 21 Oktober 2020



Gemericik hujan di kota Bandung, menemani kelas belajar menulis ku malam ini. seperti biasa diawali oleh Om Jay yang tetap memotivasi peserta untuk tetap semangat menulis, dengan moderator Mr.Bams yang memandu dengan santai dan terstruktur dan tentu saja menghadirkan narasumber yang ahli dalam bidang menulis yaitu  Ibu Nora Purwa Yunita  yang memiliki banyak karya di tengah pandemi covid 19.

Dengan berbagai kesibukannya beliau masih sempat menulis dan membuat karya yang berupa buku dan juga beberapa artikel yang terbit di media cetak.

Buku solo berjudul kiat menulis modul berbasis riset hasil dari pengubahan tesis menjadi buku. Sangat menarik bisa mengubah tesisnya menjadi buku sehingga banyak hal yang harus disiapkan dalam menggali informasi dari tesisnya. 

Buku kedua yang beliau terbitkan yaitu seri ekoji academy kolaborasi dengan prof Eko berjudul Gamifikasi, belajar menyenangkan seasyik bermain game. Memang pencapaian yang luar biasa bisa diterbitkan di penerbit mayor. Basic yang dimiliki bu Nora sebagai guru kimia dimanfaatkan sangat baik oleh beliau, sehingga dapat melakukan percobaan-percobaan dengan siswanya sehingga siswa dapat belajar dengan menyenangkan.

Tak hanya itu beliau juga mengajak siswanya untuk dapat membuat karya, terbukti sedang digarapnya buku antalogi dengan siswanya yang berjudul aku dan corona. 

KENDALA  MENULIS DAN CARA MENGATASINYA

Tak dapat dipungkiri, memang masa pandemi mengganggu segala aktifitas yang biasa dilakukan. Beliau tidak memungkiri bahwa tantangan dalam menulis pasti ada diantaranya : 

1. Malas dan jenuh, tetapi semuanya bisa diatasi dengan melakukan refresing terlebih dahulu misalnya menonton tv atau membaca novel. Kemalasan dalam menulis jangan didiamkan berlarut-larut, karena nanti akan menimbulkan kemalasan. 

2. Krisis ide juga menjadi kendala untuk menulis, cara mengatasinya yaitu kita apapun yang kita rasakan dan pikirkan, dapat diubah menjadi sebuah tulisan, tidak ada yang  tidak bisa menulis, karena menulis  sama dengan berbicara. Bedanya hanya dituangkan lewat tulisan.

Beberapa contoh tulisan Bu Nora ketika menerapkan jurus pak Akbar Zainuddin

https://noraliapurwa.blogspot.com/2020/05/eksotika-pantai-bandengan-jepara.html

https://noraliapurwa.blogspot.com/2020/05/memahami-dunia-anak-lewat-tontonan.html

https://noraliapurwa.blogspot.com/2020/06/menjadi-orang-tua-kedua.html

3. Perbendaharaan Diksi. Apabila dalam pemilihan diksi mengalami kesulitan, maka hal yang bisa dilakukan adalah dengan membaca artikel orang lain, membaca novel atau karya apa saja yang bisa memperkaya diksi.

4. Takut salah menulis. Untuk masalah EYD biasanya memang menjadi kendala dalam penulisan, tetapi kita bisa mengatasinya yaitu dengan cara menulis terus sampai selesai setelahnya selesai baru lakukan proses editing untuk memilih kaidah kebahasaan yang benar dan baik. Dengan demikian maka tulisan akan terwujud dengan bahasa yang baik.

Kesibukan jangan menjadi kendala untuk menulis, karena memanfaatkan waktu sebaik mungkin bisa kita lakukan apabila dalam diri kita ada  niat untuk menulis, tetentunya harus dipaksakan  setelah ada niat, paksaan baru  kemauan yang kuat untuk dapat menyelesaikan tulisan. 

Berkarya ketika waktu luang itu biasa, namun berkarya di tengah kesibukan yang luar biasa, itu baru istimewa.

Teringat sejenak pada peristiwa saya mengajak siswa untuk membuat antalogi buku. Memang tidak mudah, tetapi allhamdulilah dengan kemauan yang kuat akhirnya buku antalogi  bisa terwujud.  Semoga akan ada karya-karya berikutnya. 

Terima kasih


Perwakilan siswa dengan bunda literasi 


Berawal dari mimpi untuk bisa mewujudkan semua ini

BUKU SEBAGAI MUARA TULISAN


Oktober 2020


Tak terasa waktu mengikuti pelatihan menulis via group WA sudah mulai kembali, artinya saatnya menggali kembali  ilmu dari para ahli menulis dari kegiatan ini saya ikuti. 

Pelatihan  malam ini narasumber yang sangat hebat, beliau adalah Bapak Haji Thamrin Dahlan, seorang dosen Akper Polri, Penulis, Publiser, dan menjabat sebagai ketua Yayasan Pustaka Thamrin Dahlan (YPTD).  Seseorang yang peduli akan nasib penulis pemula (belum terkenal). 

Buku pertamanya dilaunchingkan pada tahun 2012 dengan judul " Bukan Orang Terkenal". Beliau merasakan bagaimana terkendalanya penulis pemula untuk menerbitkan sebuah buku, sehingga untuk menerbitkan buku membutuhkan dana  yang lumbayan besar, dan penerbit yang besar (mayor) belum berkenan menerima naskah.

Kedermawanan dan keiklasan untuk berbagi dan memberikan kesempatan kepada penulis pemula menjadi awal dibentuknya Yayasan Pustaka Thamrin Dahlan (YPTD). 

YPTD terbentuk 29 Juli 2019 berdasarkan Akta Notaris dan SK Kemenkumham. YPTD sebagai Penerbit mendapat kewenangan dari Perpustakaan nasional untuk mengusulkan ISBN buku yang akan diterbitkan.YPTD  juga membantu  penulis  yang telah memiliki naskah buku untuk diterbitkan.  Sehingga dari  launching terbit buku gratis ber ISBN 19 Agustus 2020 sudah 36 buku diterbitkan YPTD

Nilai- nilai yang terkandung dalam kegiatan ini, yaitu kemuliaan, kejujuran, transparan, akuntabel, kemanusiaan, legacy, peduli literasi Indonesia. 

Motonya yaitu  TIGA PENA (Penasehat, Penakawan, Penasaran)

YPTD memiliki beberapa program, diantaranya : 

Program A : Penulis telah mempunyai naskah buku segera  kirim ke email thamrindahlan@gmail.com

Program B : YPTD menerbitkan Buku dari Para Penulis posting di website terbitkanbukugratis.id      setelah terkumpul naskah 150 – 200 halaman.

Program C : Penulis posting di website YPTD terbitkanbukugratis.id sampai 40-50 artikel kemudian  buku diterbitkan YPTD

Semua bisa menjadi bahan inspirasi dalam menulis, asalkan kita tak pernah putus asa dalam membuat tulisan, setidaknya minimal satu artikel dalam satu hari bisa menjadi resep untuk membiasakan diri dalam menulis.

Muara dari tulisan kita yaitu buku. Bagaimana sistematika dan teoritisnya silahkan kita yang menentukan jadi tidak terkukung pada aturan. Bagi YPTD  pada prinsip semua bahwa tulisan adalah bagus selama bukan plagiat dan hoaks.  Tidak berani kita menilai tulisan yang akan diterbitkan.  Kualitas itu sangat bertingkat dan beragam. Semua berproses.  Dalam kondisi sudah ada naskah maka YPTD siap membantu menerbitkan buku. Kita semua masih dalam proses belajar. Tujuan utama adalah bagaimana meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Literasi Indonesia

Menulis itu mudah.  Beliau  berkeyakian semua orang bisa menulis, ketika orang bisa berbicara atau bertutur maka otomatis bisa menulis.  Menulis adalah proses sederhana memindahkan apa- apa yang kita katakan ke laptop atau pc bahkan hp.  

Buku merupakan mahkota seorang penulis, maka YPTD ikut berperan serta dalam mengorganisir gerakan meningkatkan kualitas dan kuantitas literasi dalam hal penerbitan. Maka setelah menulis terbitkanlah buku sehingga apa yang ditulis bisa dibaca orang lain sehingga ilmunya tidak akan terbuang sia-sia.

Solusi yang ditawarkan oleh Yayasan Pustaka Thamrin Dahlan untuk penulis  memiliki buku berlisensi ISBN tanpa biaya. Sebagai upaya untuk membantu pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Bagi beliau pengabdian Ikhlas Tak Perlu Tanda Jasa Bersebab Tidak ada jasa yang paling tinggi dan layak untuk sorang guru.

Sungguh mulia apa yang dilakukan oleh Pa Haji Thamrin Dahlan. Sehingga banyak penulis yang lahir dari terbitan YPTD.

Semoga kita bisa tetap berbagi tulisan untuk nantinya akan bermuara menjadi buku. 

Terima kasih

TEBARKAN KALIMAT BAHAGIA

 

    Oktober 2020




Pelatihan malam ini narasumbernya yaitu  Pak Bambang Purwanto, S.Kom., Gr. Seorang guru TIK SMP Taruna Bakti, koordinator literasi, dan seorang yang sangat senang dengan organisasi karena beliau banyak bergabung di organisasi kemasyarakatan. Serta aktif dalam pelatihan menulis. Didampingi  bu Aam Nurhasanah sebagai moderator serta  Om Jay yang selalu memotivasi perserta pelatihan menulis gelombang 16.

Seorang pakar wordpress, memulai pelatihan dengan berbagi pengalamannya. Beliau lebih fokus pada pembuatan blog.  


Berbagai tulisan dituangkan dalam sebuah blog. Pada awalnya  Mr.Bam bukan mengelola blog secara pribadi tetapi setiap kegiatan  beliau tuangkan dalam bentuk blog. Memang menulis blog bisa jadi bahan untuk kita bisa berkomunikasi dengan yang lain, baik dengan peserta didik atau dengan komunitas lainnya.

Pakar wordpress ini mempersilahkan peserta pelatihan untuk menelusuri blog yang telah beliau buat.



Selanjutnya mempersilahkan untuk menyimak kalimat bahagia 



Kalimat bahagia adalah kalimat penyemangat, sebagai bentuk dari latihan menulis yang sampai saat ini masih dilakukan.

Dari tayangan yang diputar dalam youtube nya Mr.Bams, membuat saya terpakau dengan kalimat bahwa kata, kalimat yang kita dengar menjadi kekuatan yang sangat luar biasa. Bahagia bisa kita ciptakan lewat kalimat. 

Blog akan menjadi media dokumentasi dari penulisnya. Dengan blog kita bisa menuangkan gagasan, ide atau kegiatan yang sudah dilakukan.

Bagaimana mengelola blog yang bisa dilakukan secara konsisten. Setiap orang bisa memilih apakah bisa menggunakan blogspot atau wordpress. 

Penebaran kalimat bahagia menjadi virus untuk membuat orang lain bahagia. Misalkan dengan membuat satu atau paragraf tentang kebahagiaan. 



kalimat-kalimat yang memang keren menurut saya, sehingga bisa membuat semangat orang yang membacanya, dan tentu saja sesuai dengan yang diharapkan Mr. Bams yaitu membuat orang lain bahagia.

Bagaimana kita bisa membuat kalimat bahagia caranya yaitu memberikan kalimat bahagia kepada orang lain. 

Blog bisa menjadikan media untuk menulis dan menyampaikan pembelajaran. Sesungguhnya penggunaan WordPress dan Blogger/blogspot tergantung dari selera atau kebiasaan. Selama kita terus konsen dengan blog tersebut pasti kita bisa menjalankan blog itu dengan baik. Jadi apapun blognya isinya tetap tulisan yang membuat semua orang terinpirasi.

Menguatkan komitmen atau kemauan untuk tetap mau menulis. Sering membaca buku atau postingan blog yang lain bisa memotivasi diri agar selalu ingin menulis. Semangatlah terus untuk menulis, semoga kita bisa menebarkan kebahagiaan. 

Terima kasih

Wednesday, October 14, 2020

MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL

12 Oktober 2020


Belajar menulis  malam ini lain dari biasanya, pertemuan kuliah on line diminggu kedua ini diisi oleh narasumber Bapak Hamzah Ramdani, di usianya yang masih muda ternyata memiliki segudang prestasi diantaranya  Juara 1 Gupres tingkat Provinsi 2017 dan Finalis Gupres Nasional 2017, Duta Rumah Belajar 2019, Pendamping Guru Penggerak, Instruktur Nasional Kegiatan Rumah Belajar, Juara 2 Inovasi Pembelajaran Masa Pandemi tingkat Provinsi Sulteng 2020, serta Konten Kreator. 

Serta dipandu oleh Om Jay yang hebar dan moderator yang sangat menginspiratif Ibu Kanjeng. Yang tetap memberikan semangat kepada peserta pelatihan menulis malam ini. 





Awal pertemuan narasumber muda ini menampilkan sebuah contoh video mengenai " Sistem Gerak Pada Tumbuhan " 

Peserta pelatiha menyimak video dan menganalisis serya mengamati kejelasan materi, tata letak gambar, backsound, atau apa saja yang diamati dalam video tersebut.

Selanjutnya beliau menayangkan kembali video pembelajaran sebagai bahan pembandingnya.



Selanjutnya narasumber menanyakan pendapat dari kedua tanyangan video tersebut. Beberapa peserta menyampaikan pendapat mereka tentang apa yang sudah diamati dan hasil analisisnya. 

Menurut narasumber pembuatan video kedua  cocok untuk diterapkan pada masa PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) karena dengan menampilkan gurunya tampil di depan kamera  peserta didik dapat  merasa  secara langsung apa yang dipaparkan oleh gurunya. Proses pembuatan video kedua  perlu adanya proses perekaman, lebih inovatif dan kreatif. Sedangkan video kesatu lebih mudah kerena guru berperan sebagai dubbing.

Memang  tidak mudah untuk tampil di depan kamera, perlu adanya rasa percaya diri dan kreatifitas yang lebih supaya peseta didik tertarik dengan apa yang disampaikan.

Narasumber membagikan Trik langkah-langkah dalam membuat video pembelajaran

Pertama Analisis KI-KD

Berikutnya pilihlah indikator yang akan dibuatkan dalam video pembelajan tersebut

Langkah selanjutnya mengumpulkan aset video, sehingga nanti akan adanya tampilan yang lebih menarik

Berikutnya Proses perekaman, 

Editing Videoa Pembelajaran,

Review, apabila ada yang masih kurang  maka bisa melakukan Revisi.

Prestasi-prestasi yang telah didapatkan, tidak membuatnya tinggi hati, beliau tetap santun. Diakhir pertemuannya beliau  mengingatkan bahwa harus tetap semangat belajar.

Media pembelajaran digital memang menjadi hal yang menarik yang dapat kita pelajari. Apa lagi di masa pandemi seperti sekarang ini. Seorang pengajar harus belajar dan terus belajar untuk  dapat memberikan yang terbaik untuk peserta didik. 

Membuat video pembelajaran memang harus dipelajari supaya lebih kreatif dan bisa berinovasi.


Sebagai salah satu pembelajar dari kegiatan menulis ini, semoga bisa menjadikan saya lebih semangat lagi dalam mendalami ilmu. 

Terima kasih



ME TIME DALAM MENULIS

 Rabu, 14 Oktober 2020




Pelatihan belajar menulis malam ini luar biasa, ditemani oleh narasumber yang luar biasa yaitu  Drs. Sri Sugiastuti, M.Pd atau lebih akrab disapa Bu Kanjeng. Beliau adalah motivator, inspirator hebat, yang telah membangkitkan semangat banyak penulis. dan tentu saja moderator yang penuh semangat bu Aam Nurhasanah, yang memiliki trik menulis dengan cepat.

Disela-sela kesibukan Bu Kanjeng  beliau  masih mendisiplinkan diri untuk menulis, apalagi banyak tulisan yang telah beliau buat, dan hal ini menjadikan inspirasi banyak penulis untuk dapat menulis seperti beliau. 




Diawali dengan memamerkan buku-buku yang sudah dibuatkan oleh para penulis, baik sebelum adanya pandemi atau setelah adanya pandemi, muncul keinginan untuk menerbitkan buku yang sangat luar biasa seperti yang dilakukan komunitas menulis. Beruntunglah saya bisa bergabung dengan orang-orang hebat di kelas menulis ini. 

Walau hanya lewat on line, tapi saya bisa merasakan bahwa yang tergabung dalam komunitas ini adalah orang-orang yang sangat luar biasa. 

Banyak Tips yang disampaikan dalam kegiatan menulis diantaranya langkah awal untuk menjadi penulis, Tips mencari Ide, Tips menulis dan cara menerbitkannya. 

Langkah yang dapat dilakukan untuk menjadi penulis

- Membaca ternyata dapat  menentukan bagaimana gaya kepenulisan seorang penulis. Seorang yang        banyak membaca akan banyak pula apa yang ditulisnya.

- Kemampuan menulis itu harus kita asah supaya terbiasa dalam menulis. Jangan terpaku bahwa             menulis itu harus siap di depan komputer, bisa kita coba untuk menulis di buku harian, atau di media  sosial.

-  Jangan ragu untuk mengirimkan tulisan yang sudah kita tulis ke media cetak atau ke penerbit buku, walaupun tulisan yang kita buat belum sesuai dengan yang dibutuhkan penerbit, tetaplah menulis supaya kemampuan menulis bisa terus dikembangkan.

Tips menulis dan cara menerbitkan buku dari Ibu Dra. Sri Sugiastuti, M.Pd.

Dalam menulis pasti membutuhkan ide atau gagasan oleh karena itu banyaklah membaca, karena dengan banyak membaca maka ide akan muncul. Apabila memang masih tidak ada ide, mencoba nenuliskan apa yang dirasakan bisa jadi solusi untuk menulis.

Disiplin dalam menulis bisa menjadikan kita untuk memiliki target  dalam menulis. Tentukan kapan akan menyelesaikan tulisan, hal ini dilakukan supaya fokus dalam mengejar target yang sudah ditentukan.

Pemilihan Judul menjadi hal yang menarik, karena dengan pemilihan judul yang tepat maka pembaca akan tertarik dengan apa yang kita tuliskan. Yang harus diingat dalam memilih judul harus sesuai dengan tema yang kita tuliskan, buat pembaca penasaran dengan apa yang kita tulis dan judul harus mudah diingat supaya pembaca lebih mudahn untuk mengingatnya. 

Menulis dengan cepat memang butuh keahlian, tapi jangan khawatir karena dengan menulis apa yang ada dalam pikiran bisa menjadi solusi untuk bisa menulis dengan cepat, abaikan terlebih dahulu apa yang sudah ditulis teruslahn mengetik berdasarkan ide yang ada. Setelah selesai baru dilihat apa yang sudah ditulis.

Setiap penulis pasti menginginkan memiliki buku, sebelumnya tentukan terlebih dahulu jenis buku apa yang ingin ditulis. Setelah menentukan jenis buku baru tentukan tema yang akan dibuatkan, dan buatlah kerangka bukunya.

Cara Mengirim Tulisan ke Media. Buat tulisan yang menarik. Pilih tulisan yang sesuai temanya dengan waktu aktual dan banyak dibutuhkan. Sesuaikan dengan media masa yang Anda kirimkan. Jangan kirimkan ke banyak media masa sekaligus ya. 

Hal yang harus diperhatikan apabila kita akan menerbitkan buku yaitu harus memperhatikan cara mengirim naskah ke penerbit yaitu  siapkan naskah yang sudah rapi. Pilih Penerbit yang Sesuai dengan jenis naskah yang kita miliki. Perhatikan tata cara pengiriman dan ketentuannya. Misal, ada penerbit yang hanya menerima naskah dalam bentuk cetak, ada pula penerbit yang menerima naskah dalam bentuk file lewat email. Kirimkan naskah beserta sinopsis dan biodata penulis. Jangan mengirim naskah ke beberapa Penerbit Sekaligus. 

Pertimbangan penerbit menerika naskah, yaitu kesesuaian dengan penerbit. Misalkan, penerbit yang menerbitkan naskah Islami tentu akan menolak naskah yang tidak sesuai. Kualitas naskah tentu menjadi faktor terbesar dalam penilaian.

Banyak Cara Menerbitkan Buku dan Jadi Penulis. Banyak orang yang ingin jadi penulis sukses. Penulis besar pun berjuang untuk menerbitkan bukunya. Sebagai contoh misalnya, J.K Rowling dengan karyanya yaitu Harry Potter, ternyata awalnya tak mudah untuk menerbitkan naskah yang ia tulis. Naskah tersebut sempat ditolak 12 penerbit sebelum akhirnya diterbitkan dan sukses menjadi buku paling laris yang membuatnya kaya raya.

Banyak Trik-trik yang beliau sampaikan dalam pelatihan belajar menulis malam ini. Tapi yang paling penting dari semuanya yaitu teruslah melangkah dan jangan berhenti. 

Menulis itu adalah suatu keterampilan, bukan bakat. Jadi jangan takut untuk menulis, Tulislah apa yang dirasakan, dilihat atau hal unik yang ada disekitar kita. Banyak menulis merupakan latihan untuk terus berlatih supaya lebih baik. 

Bagi saya, banyak belajar merupakan " Me Time" . Kreativitas menulis adalah "Me Time" ,  Saya senang bisa bergabung di komunitas menulis isi karena dengan kegiatan ini maka saya makin banyak belajar.

Semoga tulisan ini bisa menjadi motivasi saya untuk terus menulis. Semoga saya istiqamah dalam menulis.  Aamiin.

Monday, October 12, 2020

BUMBU DALAM MENULIS

 Jumat, 9 Oktober 2020



Rangkaian Pelatihan Menulis malam ini narasumbernya Pa Dedi Suhendi, beliau lebih akrab sebutan nama Ya'Dedi. Tak ketinggalan ibu moderator yang sangat supel tetap memandu peserta yaitu ibu Sri Sugiastuti alias ibu kanjeng. Dan tentu saja sang motivator dari semuanya Om Jay.  

Diawali dengan moto yang disampaikan oleh Ya'Dedi yaitu " Carilah ilmu sebanyak-banyaknya. Semakin banyak ilmu, kita tak akan menyalahkan orang lain." 

Moto yang menarik, dengan banyak ilmu yang didapatkan kita akan semakin tawadhu (rendah hati). Seperti peribahasa yang sering kita dengar, Ibarat ilmu padi, semakin berisi  malah semakin merunduk. Tanaman padi jika berisi semakin lama semakin besar, maka semakin besar biji nya dan semakin dekat. Semakin berat dan berisi maka akan kelihatan merunduk (melengkung) kearah bawah. Begitupun dengan keilmuan seseorang, semakin tinggi ilmu seseorang maka dia tidak akan pernah menggujing atau mengkafirkan siapapun.  

Setiap penulis pasti memiliki selera yang berbeda-beda. Seperti selera masakan ada yang senang pedas, manis atau asin. Begitupun dengan menulis, ada yang menyenangi tulisan santai atau tulisan serius, tapi yang terpenting dari semua jenis tulisan adalah bagaimana menambahkan rasa dalam tulisan yang dibuat. 

Dalam memulai tulisan atau menulis buku, bisa diawali dengan cara menggungkapkan apa yang dirasakan, dimulai dari hati, pikiran, kegelisahan, sesuai dengan apa yang dirasa dan dipikirkannya dengan cara menulis cerpen. Selanjutnya bisa ditambahkan dengan bumbu lainnya misalnya dengan menyampaikan opini dari satu paragraf, keparagraf berikutnya, sehingga bis amenjadi lembaran-lembaran yang memiliki makna. 

Tanamkan dalam diri bahwa menulis itu mudah, tidak rumit, sederhana. Menulis sesuai dengan objek yang disukai, deskripsikan apa yang dilihat dan dirasakan. Buat sederhana seperti meng update status. 

Ada beberapa trik yang Ya'Dedi sampaikan untuk menunjukkan keberhasilan dari seorang penulis yaitu bagaimana kita bisa menciptakan semangat, motivasi, kemauan, usaha, konsistensi dan tentu saja selalu berdoa. Selalu bergaul dengan orang-orang yang menginspirasi, bisa jadi solusi untuk kita semangat dalam berkarya. 

Selain itu, kita juga harus memperhatikan tujuan dari penulisan. Untuk apa kita menulis, ini memacu kita supaya tujuan kita tercapai. Bumbu dalam tulisan pun bisa menjadi ruh dengan cara adanya penghayatan, penjiwaan dan pemilihan diksi yang tepat. Dengan demikian timbullah ketertarikanb  pembaca untuk membaca apa yang kita tulis. 

Penulis yang sukses itu adalah bagaimana bisa memberika motivasi dan menginspirasi tulisannya untuk orang lain. "Ingin  mulai menulis, tanamkan lah dalam hati bahwa menulis itu mudah"

Semoga tulisan ini bisa memotivasi dan melanjutkan karya berikutnya.

Wednesday, October 7, 2020

CARA MENULIS DAN MEMULAINYA

Bagaimana cara menulis dan memulainya ? 


Rabu, 7 Oktober 2020


Sebuah kisah inspiratif yang saya terima dari pelatihan penulisan  malam ini dari narasumber Bapak Mukminin,S.Pd., M.Pd. dengan moderator Bunda Sri Sugiastuti alias Ibu kanjeng. 

" Tiada kata terlambat untuk menjadi seorang penulis. Sebaik-baiknya manusia adalah yang mau berubah ke arah kebaikan dalam segala hal dan bermanfaat bagi orang lain. Karena Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum, kalau kaum itu tidak mau merubahnya sendiri."

Sebuah kata bijak yang bisa saya terapkan dalam kegiatan menulis. Tidak perlu risau dengan apa yang dilakukan selama berbuat baik dan bermanfaat bagi banyak orang maka kita bisa memulainya. Sejalan dengan firman Allah dalam surah ar-Ra’du ayat 11: “... Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum, kecuali kaum itu sendiri yang merubah nasibnya.” Oleh karena itu kita harus bisa merubah diri kita ke jalan yang lebih baik lagi. 

Perjalanan menulis dari Bapak Mukminin,S.Pd.M,Pd. beliau ceritakan dengan begitu gamblang dimulai dengan mengikuti pelatihan-pelatihan sehingga menuangkan karya yang banyak dan luar biasa. Selain membuat buku beliau juga menggungkapkan pengalamannya dalam penerbitan. Peluang yang datang, tidak disia-siakan sehingga banyak pula buku yang telah diterbitkannya.



Bapak Mukminin,S.Pd.M,Pd menyampaikan  Tips Menulis dan menerbitkan buku NMATMI

1. NIAT KUAT DAN NEKAD  ( Nawaitul) menulis itu berbagi ilmu dan pengalaman  / menulis itu           ibadah 

2. MENCARI MENTOR 

   • Carilah pembimbing penulis sukses, 

   •  Kalau ingin sukses bergaullah dengan orang sukses ( kalau ingin wangi bertemanlah dg bakul                minyak wangi) 

3. A T M  

    AMATI (amati penulis sukses / mentor, cara dan gaya penulisannya)

    TIRU

    •Tiru / ikuti apa dan bagamana yang dilakukan penulis sukses / mentor.

    • Tiru dlm arti menuri dengan modifikasi. Judul boleh sama,  isi dan penyampaian pasti berbeda

  MANUT 

  • Ikuti semua intruksi yang disarankan mentor,  apa yang dilakukan mentor  sampai jadi penulis sukses.

  • Ikuti bagaimana cara menerbitkan buku ke penerbit

4. ISTIKOMAH

Beristikoamah untuk selalu menulis setiap hari walaupun 3 paragraf,  satu paragraf, Satu Puisi, Satu kalimat, satu kata-kata.bijak.

Maka, hal yang paling mendasar dari bagaimana cara menulis dan memulainya yaitu  mulailah dari kita sendiri, tidak ada kata terlambat untuk menulis. " Dimana ada kemauan di situ ada jalan "Manjadda Wajadda' 

Pesan yang ditorehkan para Mentor 

- Menulislah setiap hari dengan hati buktikan apa yg terjadi( mantera Om Jay).
-  Lahap  baca semakin cepat menulis
- Ikatlah ilmun dengan Tulisan ( Ali bin Abi Tholib) 
- Menulislah dalam kesibukan (  Master Emcho) 
- Tiada kata terlambat untuk menulis, tulislah segera apa yang Anda suka, Anda dengar, Anda lihat,         Anda baca dan Anda rasakan untuk berbagi kebaikan 
 ( Cak Inin  Mukminin, 2020)
- Torehkan penamu dari hikmah jejak kakimu siapa tahu itu jadi penolongmu 
  ( Cak Inin Mukminin, 2020)
-  Kalau kamu ingin panjang umurmu, maka menulislah
  ( Cak Inin Mukminin 2020 )

Semoga goresan ini bisa terus berlanjut dan terus menghasilkan karya berikutnya. 

Terima kasih

Monday, October 5, 2020

UNGKAPKAN DENGAN KATA

Senin, 5 Oktober 2020

Sebelum pelatihan menulis gelombang 16 dimulai, Om zay berkata"Pertemuan pertama begitu menggoda, selanjutnya tèrserah anda."  kontan saya penasaran materi apa yang akan disampaikan dikelas menulis ini. 

Narasumber perdana yaitu Bapak Hakim Busron, berdasarkan profil yang saya baca beliau adalah orang hebat dengan segudang prestasi yang diraihnya. dan dipandu oleh moderator kita ibu Aam Nurhasanah. 

Kata pertama dari Narasumber "Mereka yang tidak berani membunuh ketakutan akan terbunuh oleh ketakutan. "(Abdul Hakim Busro) kata tersebut memiliki makna yang dalam, kita harus berani mencoba sesuatu maka apabila tidak berani kita tidak akan jadi siapa-siapa. Hal positif yang dapat saya simpulkan dari kalimat tersebut yaitu mencoba untuk melawan ketakutan kita. 



Berikutnya beliau memaparkan "Kata adalah Senjata" Sebuah kata akan menjadi kalimat bermakna, ketika kita mulai belajar dan berlatih menulis setiap hari. 

Semuanya memang berawal dari kata, 

dengan kata kita bisa memberi luka,

 dengan kata bisa menyatakan cinta

 dengan kata juga kita bisa berekreasi. 

kata dijadikan senjata untuk menulis. 

Dalam Kelas menulis ini Pa Abdul Hakim Busro, menayangkan video tentang cerdas berbahasa.


Tayangan yang dikemas secara menarik, sehingga saya yang menonton tak merasa jenuh untuk memperhatikan apa yang disampaikan oleh beliau. Dalam paparannya dibahas bagaimana kita bisa mengutamakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Di masyarakat banyak penggunaan bahasa Indonesia yang belum baku, bahkan dalam pemaparan secara formal. Bagaimana kita menggunakan bahasa Indonesia secara  cerdas. Istilah asing banyak ditemukan, sering terjadi bahwa bahasa indonesia di nomor duakan dari bahasa asing. Ini yang menjadi keraguan dari beliau bahwa kita mencintai bahasa Indonesi. Kita sebagai guru memotivasi siswa supaya kita bangga dan cinta terhadap bahasa indonesia yaitu dengan menggunakan bahasa indonesia terlebih dahulu baru bahasa asing. Apabila ada bahasa asing yang bisa dicari pedanannya maka carilah pedanannya.  


Yang tak kalah menarik yaitu kata " Membaca adalah gerbang utama sekaligus kunci bagi yang ingin menggenggam keberhasila ." (Abdul Hakim Busro)

Cara mengaktifkan kosakata yaitu dengan cara banyak membaca. Dari berapa ratusan ribu kata yang aktif dalam memori kita apabila dibutuhkan akan keluar dengan sendirinya. Begitu juga untuk seorang penulis kalimat yang mengandung makna, beragam dan menarik akan keluar dengan sendirinya disaat penulis itu banyak membaca. Membaca dapat membuat otak tetap aktif dan beraksi melakukan fungsinya secara baik. 

Banyak referensi yang bisa dibaca oleh penulis diantaranya berbagai ragam dan jenis buku, baik fiksi maupun non fiksi, biografi orang-orang sukses.  Penulis yang gemar membaca akan lebih bereaksi dengan cepat. Hal ini bisa kita lakukan yaitu dengan cara terus berlatih, semakin banyak kosakata yang kita gunakan maka semakin baik juga. Aktifkan otak kita dengan cara banyak membaca.

Tips membaca bagi penulis pemula yaitu dengan memulai dengan hal-hal yang disukai. Cobalah dengan membaca buku dengan gendre berbeda, cintailah kegiatan membaca karena dengan mencintai maka kita akan senang membaca.

Maka ungkapkanlah dengan kata apa yang akan disampaikan. jadikan kata sebagai senjata dalam menulis dan jangan lupa untuk dapat mengaktifkan kosakata teruslah membaca. 

Semoga tulisan ini menjadi bekal untuk terus berkarya. Aamiin.


Friday, October 2, 2020

Style Batik



Berbagai ragam kebudayaan bangsa  Indonesia . Batik merupakan salah satu keragamannya dan menjadikan aset negara yang perlu kita lestarikan. 

Motif batik yang memiliki keunikan menambah keistimewaan dari batik itu sendiri. Keistimewaan yang lainnya dari batik yaitu nilai sejarah serta proses pembuatannya,sehingga batik memiliki corak yang beragam yang dibuat oleh daerah yang tersebar di negara  Indonesia. 

Hari Batik nasional ini sudah disahkan dan diperingati setiap tanggal 2 Oktober. Dalam sidang  Intergovermental Committee for the Safeguard of the Intangible Culture Heritage UNESCO telah mengukuhkan bahwa Batik sebagai Warisan Budaya Tak benda milik Indonesia.

Di masa pandemi covid 19 ini banyak kreatifitas pengrajin batik yang melakukan berbagai karya inovatif nya dengan memanfaatkan teknologi dan melakukan berbagai jenis motif yang menarik sehingga menarik minat konsumen untuk menggunakannya. 

Style Batik beraneka ragam bentuknya, mulai dari yang formal ataupun yang kasual.

Perpaduan kain batik dengan  atasan putih bisa jadi referensi untuk acara formal, style ini bisa menambah keanggunan pemakainya. Sedangkan  yang menyukai style sederhana, pilihan dress batik dengan potongan simple maxy  serta dipadukan dengan outèr polos panjang bisa jadi solusi style formal untuk menghadiri undangan. 

Sekarang banyak variasi yang dibuat oleh pengrajin batik sehingga timbul tren batik yang kekinian. Malah sekarang dipadu padankan dengan jeans pun akan tampak kasual.

Masker pun sekarang dibuatkan dengan bahan batik, sehingga lebih mathcing dengan batik yang kita gunakan. 

So... mari kita lestarikan warisan budaya kita, yaitu dengan mencintai batik Indonesia.

Selamat Hari Batik Nasional.