Rabu, 21 Oktober 2020
Gemericik hujan di kota Bandung, menemani kelas belajar menulis ku malam ini. seperti biasa diawali oleh Om Jay yang tetap memotivasi peserta untuk tetap semangat menulis, dengan moderator Mr.Bams yang memandu dengan santai dan terstruktur dan tentu saja menghadirkan narasumber yang ahli dalam bidang menulis yaitu Ibu Nora Purwa Yunita yang memiliki banyak karya di tengah pandemi covid 19.
Dengan berbagai kesibukannya beliau masih sempat menulis dan membuat karya yang berupa buku dan juga beberapa artikel yang terbit di media cetak.
Buku solo berjudul kiat menulis modul berbasis riset hasil dari pengubahan tesis menjadi buku. Sangat menarik bisa mengubah tesisnya menjadi buku sehingga banyak hal yang harus disiapkan dalam menggali informasi dari tesisnya.
Buku kedua yang beliau terbitkan yaitu seri ekoji academy kolaborasi dengan prof Eko berjudul Gamifikasi, belajar menyenangkan seasyik bermain game. Memang pencapaian yang luar biasa bisa diterbitkan di penerbit mayor. Basic yang dimiliki bu Nora sebagai guru kimia dimanfaatkan sangat baik oleh beliau, sehingga dapat melakukan percobaan-percobaan dengan siswanya sehingga siswa dapat belajar dengan menyenangkan.
Tak hanya itu beliau juga mengajak siswanya untuk dapat membuat karya, terbukti sedang digarapnya buku antalogi dengan siswanya yang berjudul aku dan corona.
KENDALA MENULIS DAN CARA MENGATASINYA
Tak dapat dipungkiri, memang masa pandemi mengganggu segala aktifitas yang biasa dilakukan. Beliau tidak memungkiri bahwa tantangan dalam menulis pasti ada diantaranya :
1. Malas dan jenuh, tetapi semuanya bisa diatasi dengan melakukan refresing terlebih dahulu misalnya menonton tv atau membaca novel. Kemalasan dalam menulis jangan didiamkan berlarut-larut, karena nanti akan menimbulkan kemalasan.
2. Krisis ide juga menjadi kendala untuk menulis, cara mengatasinya yaitu kita apapun yang kita rasakan dan pikirkan, dapat diubah menjadi sebuah tulisan, tidak ada yang tidak bisa menulis, karena menulis sama dengan berbicara. Bedanya hanya dituangkan lewat tulisan.
Beberapa contoh tulisan Bu Nora ketika menerapkan jurus pak Akbar Zainuddin
https://noraliapurwa.blogspot.com/2020/05/eksotika-pantai-bandengan-jepara.html
https://noraliapurwa.blogspot.com/2020/05/memahami-dunia-anak-lewat-tontonan.html
https://noraliapurwa.blogspot.com/2020/06/menjadi-orang-tua-kedua.html
3. Perbendaharaan Diksi. Apabila dalam pemilihan diksi mengalami kesulitan, maka hal yang bisa dilakukan adalah dengan membaca artikel orang lain, membaca novel atau karya apa saja yang bisa memperkaya diksi.
4. Takut salah menulis. Untuk masalah EYD biasanya memang menjadi kendala dalam penulisan, tetapi kita bisa mengatasinya yaitu dengan cara menulis terus sampai selesai setelahnya selesai baru lakukan proses editing untuk memilih kaidah kebahasaan yang benar dan baik. Dengan demikian maka tulisan akan terwujud dengan bahasa yang baik.
Kesibukan jangan menjadi kendala untuk menulis, karena memanfaatkan waktu sebaik mungkin bisa kita lakukan apabila dalam diri kita ada niat untuk menulis, tetentunya harus dipaksakan setelah ada niat, paksaan baru kemauan yang kuat untuk dapat menyelesaikan tulisan.
Berkarya ketika waktu luang itu biasa, namun berkarya di tengah kesibukan yang luar biasa, itu baru istimewa.
Teringat sejenak pada peristiwa saya mengajak siswa untuk membuat antalogi buku. Memang tidak mudah, tetapi allhamdulilah dengan kemauan yang kuat akhirnya buku antalogi bisa terwujud. Semoga akan ada karya-karya berikutnya.
Terima kasih



Wow....luar biasa...nomor 2...selamat bs cepat selesai
ReplyDeleteTerima kasih bunda yuli...
DeleteMeni sae pisan resumena bu Ai...
ReplyDeleteWilujeng mugi urang sadaya sukses...
Hatur Nuhun, Aamiin...
Deleteresumenya lengkap dan menarik dibaca. Tetap semangat....
ReplyDeleteSemangat bunda...
Deleteresumenya menarik sekali bu.
ReplyDeleteTerima kasih
DeleteResume yang lengkap dengan rumah yang apik nuansa pink.
ReplyDeleteTerima kasih sudah mampir. Pink menandakan penuh kasih sayang. hehehe
DeleteKereenn ..bagus bgt blognya.. resumenya jg..
ReplyDeleteTerima kasih bunda
DeleteKomplit Bu👋 terurai rapi👍
ReplyDeleteIni yang tercepat kedua? Wah, luar biasa juga! Mantap memang tulisannya. Cepat, ringkas dan memotivasi.
ReplyDeleteTerima kasih Pa ketua...
ReplyDeleteRingkas, padat, dan mantap. Sedikit masukan jika berkenan, untuk penutup menurut saya masih ngambang paragrafnya, Bu. Mulai dari 'Teringat ... Saya pribadi belum paham, itu pengalaman pribadi penulis atau mengutip pernyataan narasumber tentang kolaborasi dengan siswa. Jika pengalaman pribadi penulis akan lebih oke jika dituliskan saja. Tabik.
ReplyDeleteLuar biasa buk Ai Mulyati ....
ReplyDeleteLuar biasa buk Ai Mulyati ....
ReplyDelete