Blog ini saya buatkan untuk media pembelajaran dan berbagi agar kita selalu senang belajar.
Followers
Sunday, February 27, 2022
JURNAL REFLEKSI MINGGU 10 PENDIDIKAN GURU PENGGERAK
Friday, February 18, 2022
JURNAL REFLEKSI MINGGU KE 9 PENDIDIKAN GURU PENGGERAK
Bismillah...
Pembelajaran pendidikan guru penggerak setiap minggu nya melaksanakan jurnal refleksi yang bertujuan untuk mendorong para calon guru penggerak untuk dapat mengkaitkan teori dengan praktik yang akan menumbuhkan keterampilan dalam mengevaluasi topik secara kritis.
Minggu ke 9 ini, saya akan menyampaikan refleksi dengan menggunakan 4 C (Connection, challenge, concept, change)
1. Connecting
- Pembelajaran yang dilakukan oleh peserta pendidikan calon guru penggerak diawali dengan melaksanakan pre tes. Pre tes ini di ujikan sebagai ukuran tentang pemahaman CGP terhadap pembelajaran Berdisperensi yang akan dipelajari di modul 2.1.
- Pembelajaran 2.1 memuat pengertian pembelajaran berdiferensiasi, mengapa pembelajaran berdiferensiasi diperlukan, berikut teori yang mendasari, bagaimana memetakan kebutuhan belajar murid yang berbeda,berbagai strategi pembelajaran berdiferensiasi, contoh - contoh praktek terbaik (best practices) pembelajaran berdiferensiasi dan berbagai kasus pembelajaran yang banyak ditemui dalam praktek pembelajaran sehari - hari di kelas/sekolah.
- Tomlingson (2001) dalam bukunya yang berjudul How to Disferentitate Instruction in Mixer Abily Classroom menyampaikan bahwa kita mengkategorikan kebutuhan belajar murid dari 3 aspek yaitu kesiapan belajar, minat murid dan profil belajar murid.
- Sesama calon guru penggerak merencanakan dan berdiskusi tentang bagaimana membuat RPP berdisperensiasi dalam ruang kolaborasi.
2. Challenge
Pembelajaran disperensiasi memiliki nilai positif yang dapat saya rasakan
- Guru dapat mengkasifikasikan kebutuhan siswa sesuai dengan minat dan kebutuhannya.
- Siswa akan merasa senang belajar
- Melakukan pembelajaran yang berbasis minat akan membantu siswa dalam menyadari bahwa ada kecocokan antara sekolah dan kecintaan mereka untuk belajar.
- Siswa merasa tidak tertekan untuk belajar karena menyesuaikan dengan minat belajarnya.
- Setiap siswa akan lebih menghargai temannya dengan berbagai perbedaan.
- kualitas belajar siswa akan lebih meningkat
3. Concept
- solusi bagi permasalahan yang terkait dengan pembelajaran dikelas saya adalah pembelajaran berdiferensiasi. Setiap guru harus dapat menklasifikasikan karakteristik dari murid yang berbeda dan berahgam. Caranya yaitu dengan memetakan kebutuhan murid yang dibagi kedalam 3 aspek yaitu kesiapan belajar, minat belajar dan profil belajar siswa, sehingga murid bisa dipetakan dengan baik. Dengan demikian pembelajaran berdiferensiasi mampu mengenali dan mengetahui sejauhmana kebutuhan yang perlukan oleh murid secara individu. sesuai dengan apa yang disampaikan ( Tomlinson: 45) bahwa Pembelajaran Berdiferensiasi adalah usaha untuk menyesuaikan proses pembelajaran di kelas untuk memenuhi kebutuhan belajar individu setiap murid.
- Pembelajaran disperensiasi dapat mewujudkan profil pelajar pancasila.
- Gaya belajar secara umum dibagi menjadi 3 yaitu visual ( belajar dengan cara melihat), auditori (belajar dengan mendengar), kinestetis ( belajar sambil melakukan)
4. Chage
Perubahan dalam diri saya setelah mempelajari modul 2.1 yaitu
- Lebih termotivasi dalam mempelajari pembelajaran disperensiasi untuk dapat mewujudkannya dalam pembelajaran di kelas.
- Saya akan tetap bersikap positif walaupun banyak tantangan dalam penerapan pembelajaran berdiferensiasi agar pembelajaran berdiferensiasi bisa berjalan dan tersampaikan kepada murid saya akan tetap berinovasi, belajar mengkondisikan kelas secara kondusif dan tetap berkolaborasi dengan guru sejawat, kepala sekolah dan orang tua agar mendapat input/ masukan yang positif dan membangun. Semoga dengan adanya dukungan dari berbagai pihak akan meminalisir hambatan dalam melaksanakan pembelajaran disperensiasi.
Semoga apa yang saya tuliskan dapat bermanfaat khususnya untuk saya dan umunya untuk pembaca.
Terima kasih.
Salam Sehat... Salah Bahagia... Salam Guru Penggerak
Wednesday, February 16, 2022
2.1.a.6. Refleksi Terbimbing - Modul 2.1
2.1.a.6. Refleksi Terbimbing - Modul 2.1
Tujuan Pembelajaran
Khusus: CGP dapat melakukan refleksi
dan metakognisi terhadap proses pembelajaran yang telah mereka lalui serta
menggunakan pemahaman barunya untuk memperbaiki proses pembelajaran yang
diampunya.
Pertanyaan Reflektif
1. Dari apa yang sudah Anda
pelajari, materi apa yang menurut Anda dapat menjadi solusi bagi permasalahan
yang terkait dengan pembelajaran di kelas Anda?
Materi yang menurut saya dapat
menjadi solusi bagi permasalahan yang terkait dengan pembelajaran dikelas saya
adalah pembelajaran berdiferensiasi. Setiap guru harus dapat menklasifikasikan
karakteristik dari murid yang berbeda dan berahgam. Caranya yaitu dengan
memetakan kebutuhan murid yang dibagi kedalam 3 aspek yaitu kesiapan belajar, minat belajar dan
profil belajar siswa, sehingga murid bisa dipetakan dengan baik. Dengan
demikian pembelajaran berdiferensiasi mampu mengenali dan mengetahui sejauhmana
kebutuhan yang perlukan oleh murid secara individu. sesuai dengan apa yang
disampaikan ( Tomlinson: 45) bahwa
Pembelajaran Berdiferensiasi adalah usaha untuk menyesuaikan proses
pembelajaran di kelas untuk memenuhi kebutuhan belajar individu setiap murid.
2. Apa yang menurut Anda sulit
untuk diterapkan? Mengapa menurut Anda hal tersebut sulit diterapkan?
Menurut saya yang sulit untuk
saya lakukan adalah melakukan pemetaan kebutuhan individu setiap anak.
Kebutuhan setiap individu berbeda sedangkan dalam tahap disperensiasi dibutuhkan proses untuk
mengetahui kebutuhan tersebut. Dengan banyaknya siswa yang yaitu sebanyak 36
siswa perkelas dan saya mengajar di 8 kelas.
Maka saya memerlukan banyak waktu sedangkan waktu saya mengajar
terbatas dan strategi yang tepat untuk
dapat memetakan kebutuhan siswa dengan
baik.
3. Jika Anda harus menerapkan
hal yang sulit tersebut, dukungan Apa yang Anda perlukan? Kemana atau bagaimana
Anda akan dapat mengakses dukungan tersebut.
- Dukungan yang saya perlukan adalah Kepala sekolah sebagai pemangku kebijakan,
rekan kerja untuk dapat membantu melaksanakan pembelajaran yang
berdisperensiasi dan guru BP sebagai ahli konseling serta membimbing murid,
orang tua murid yang mengetahui karakter murid di rumah, murid sebagai subjek yang akan dipetakan
kebutuhannya.
- Kemana dan bagaimana mengakses dukungan tersebut yaitu dengan melakukan sosialisasi tentang pembelajaran disperensiasi kepada kepala sekolah dan rekan kerja, berdiskusi tentang pelaksanaan disperensiasi yang akan dilakukan kepada rekan kerja, menyusun strategi secara bersama-sama dan melakukan pelatiha atau seminar tentang pembelajaran disperensiasi supaya dapat lebih memahami tentang pembelajaran disprensiasi,
Kesimpulan dari pertanyaan pemantik
Bagaimana saya dapat melakukan praktik pembelajaran berdiferensiasi secara lebih efektif
C Cara saya melakukan praktek pembelajaran berdisperensiasi secara efektif adalah Pembelajaran berdiferensiasi merupakan usaha untuk menyesuaikan proses pembelajaran yang dilakukan secara bertahap. sehingga kebutuhan murid dapat terpenuhi dengan cara memperhatikan kesiapan belajar, minat dan profil belajar murid untuk dapat menuju .pembelajaran yang berdiferensiasi menjadi lebih efektif. Cara yang akan saya lakukan pertama dengan membuat rancangan pembelajaran yaitu RPP yang berdiferensiasi sesuai dengan kebutuhan siswa dengan menerapkan strategi diferensiasi konten, proses dan produk secara tepat.
Pendekatan manakah yang seharusnya saya ubahsuaikan?
Pendekatan yang harus saya ubah adalah bagaimana menerapkan pembelajaran yang berpihak kepada siswa dengan cara strategi diferensiasi konten,proses dan produk dalam rancangan pembelajaran yang akan saya lakukan dikelas agar saling berkesinambungan dan tetap mengacu pada pembelajaran yang memberikan kebebasan kepada murid.
3. Bagaimana saya tetap dapat bersikap positif walaupun banyak tantangan dalam penerapan pembelajaran berdiferensiasi ini?
Saya akan tetap bersikap positif walaupun banyak tantangan dalam penerapan pembelajaran berdiferensiasi agar pembelajaran berdiferensiasi bisa berjalan dan tersampaikan kepada murid saya akan tetap berinovasi, belajar mengkondisikan kelas secara kondusif dan tetap berkolaborasi dengan guru sejawat, kepala sekolah dan orang tua agar mendapat input/ masukan yang positif dan membangun. Semoga dengan adanya dukungan dari berbagai pihak akan meminalisir hambatan dalam melaksanakan pembelajaran disperensiasi.
Terima kasih .... Salam Sehat... Salam Bahagia... Salam Guru Penggerak