Followers

Tuesday, March 30, 2021

KUNCI SUKSES MENULIS

 



Narasumber adalah Bapak Ngainun Naim, seorang dosen IAIN Tanjungagung yang memiliki banyak prestasi dan Tulisan. Tulisan nasional dan tulisan internasional yang telah beliau tulis di  Aplikasi google scooler sehingga dengan mudah dapat di download dan baca. Ada 78 tulisan yang sudah beliau buatkan. 

Mengikuti kegiatan dalam menulis merupakan hal yang penting. Anggaplah bahwa mengikuti kegiatan dalam menulis  sebagai Kunci atau  Sebagai alat ia berfungsi untuk membuka "pintu". Kunci sebagai alat kunci ini bisa berupa pengetahuan, tapi kuncinya sebatas kunci. Tapi aspek yang penting adalah kuncinya digunakan untuk menulis. Jadi setelah pengetahuan didapatkan dan juga harus dipraktekkan. 

Sukses itu yaitu memperaktekkan menulis.


Menulis itu dibingkai dalam 6 kunci. 
1. Motivasi
    Motivasi yang bersifat internal dan motivasi bersifat eksternal. Motivasi yang paling kokoh yaitu            motivasi internal atau berasal dari diri sendiri. 

2. Meyakini bahwa bisa menulis itu anugerah
    Kelangkaan orang bisa menulis adalah suatu anugerah. Hal ini bisa dilakukan mengenai hal-hal yang      ada di sekitar kita atau yang terjadi dalam diri.

3. Menulis memberi banyak keajaiban dalam hidup
    Keajaiban ini menjadi suatu hal yang tak terduga, misalnya beliau bisa pergi ke luar daerah dan luar negeri.  Jika kita memiliki tradisi menulis, urusan karir akan lancar. 
Pada bulan Desember 2019, beliau  mendapatkan kesempatan studi selama 12 hari di Brunei Darussalam. Gratis. itulah yang namaya anugerah. 

4.  Tidak mudah menyerah

Banyak orang yang menyerah akan menulis. Setelah mencoba menulis setelah mentok maka menyerah menulis. Maka bagi mereka yang tak mudah menulis akan berhasil. Butuh komitmen didalamnya untuk menulis. 

Forum bimbingan teknis sangat penting, tapi itu hanya bersifat ekternal. Terus menulis sedikit apapun dan sederhana apapun maka apabila penuh komitmen maka buku demi buku akan dihasilkan. TErus berjuang untuk dapat menulis.

5. Berjejaring

Dengan sesama penulis.,  penerbit, orang yang berkompeten dalam kepenulisan. Lewat komunikasi, lewat silaturrahim, ada banyak hal yang kadang tidak terduga .Merawat jaringan karena dengan banyaknya jaringan maka dunia menulis tidak akan sepi gagasan

6. Menulis Sebanyak-banyaknya

Dalam teori motivasi Hukum 10.000 jam. Orang yang sudah melaksanakan aktifitas secara biasa akan lebih ringan dari menulis. Semakin banyak menulis peluang sukses akan lebih banyak.

Mari kita gaungkan literasi di masa pandemi, jadilah guru mulia karena karya.


KESEMPATAN KEDUA

 


Narasumber yaitu Suharto, S.Ag.,M.Pd. Dengan nama panggilan: Harto/Cing Ato/Cang Ato, bersuku  Betawi Cakung. Bertugas sebagai  ASN Kementerian Agama (MTsN 5 Jakarta) dan mengampu mata pelajaran Fikih (PAI). Akun Medsos yang dimiliki Facebook/Instragram (suharto.cingato.cing) Blog (suharto13.blogspot.com. suharto69.blogspot.com. suharto13.wordpress.com)
 Email suharto130469@gmail.com


Bermula dari rasa penasaran dengan istilah literasi yang banyak diperbincangkan dan rasa ingin tahu apa itu literasi. Dengan rasa penasaran beliau mulai mencari informas-informasi yang berkaitan dengan literasi di internet. Yang akhirnya menemukan pelatihan literasi dan dimulai dengan mengikuti pelatihan menulis PTK. 

Dari tahun 2015  s.d. 016   mengikuti berbagai pelatihan di antaranya, yaitu: penulisan PTK, public speaking, dan writing Camp bath 6.  Setiap liburan sekolah selalu mencari pelatihan walaupun berbayar dan jauh dari rumah serta harus meninggalkan keluarga berhari-hari

Hasil dari pelatihan membuat PTK  dan buku Antologi.


Ini buku antalogi perdana

Desember 2017 mengikuti pelatihan Madia Guru di daerah Cipanas. Dari pelatihan ini  menghasilkan buku solo perdana" Mengejar Azan" buku cerita perjalanan hidup dalam menuntut ilmu.
Saking bangganya hingga seorang teman pelukis meminta melukis buku ini.

Buku perdana solo bersejarah bagi baginya , dan di pajang di ruang tamu. Namun untung tak dapat diraih, tetiba badai  Tornado memporak porandakan kebahagiaan epatnya tgl 19 Juli 2018 Seluruh badannya lumpuh tak bisa bergerak bahkan napaspun tak bisa.

Satu tahun tubuhnya lunglai, tidak bergerak sama sekali. pulang dari rumah sakitpun masih dalam kondisi sakit dan masih memakai oksigen. Dengan kepasrahan dan kesabaran istri dan keluarga, akhirnya mulailah tangan kiri bergerak diikuti tangan kanan. Butuh waktu 6 bln tangan bisa menyentuh wajah, sementara jari jemari masih kaku.

Beliau memiliki penyakit langka yaitu  penyakit  GBS ( Guillain Barre Syndrome) penyakit yang mematikan seluruh syaraf dan dalam bernapaspun harus dibantu oleh  mesin ventilator dan oksigen. Menunggu keajaiban yang akan menghampirinya karena tidak dapat berbuat apa-apa dan tidak mengetahui bagaimana perkembangan di dunia luar. 

Dalam sakitnya, akhirnya beliau menemukan jalan untuk bisa berkomunikasi dengan dunia luar yaitu dengan memanfaatkan hp nya untuk menemukan faceebook nya dan melacak nya. Sehingga ia memposting sakitnya hingga akhirnya sahabat dan muridnya mengetahui sakit yang sedang dialami beliau.  Dengan adanya komunikasi dengan dunia luar akhirnya sahabat, murid dan yang lainnya mengetahui kondisinya sekarang dan banyak yang berdatangan untuk mengetahui keadaannya.

Mulai dalam benak beliau berpikir bagaimana supaya hidupnya lebih bermanfaat walaupun dalam keadaan yang serba terbatas atau sakit. Akhirnya beliau menulis pengalamannya dalam bentuk buku. Setiap hari menulisakn apa yang dirasakan disela-sela rasa sakitnya. Akhirnya banyak  follower yang menghampiri. Kemudian mengisi hari-hari yang kosong  dengan  menulis artikel dengan satu tema, yaitu motivasi.

Kegiatan menulis ini dilakukan pada pukul 07.00. Terkadang ketika mau tidur hingga tidak bisa tidur sebelum punya ide buat menulis. Apabila kehabisan ide maka yang dilakukan adalah melihat televisi, YouTube, tulisan orang lain, ikut dengerin pak Mario Teguh, pak Ari Ginanjar bahkan mendengarkan  topeng, lenong, lagu Betawi karena kebetulan lagi nulis cerita Betawi.

Tulisannya di share ke  Facebook dan blog.  Inilah karya dikala keterbatasan. Lelah, letih, pusing tidak menghambat untuk menulis setiap hari Menulis itu mengalir begitu saja. Hingga 

Sekarang sedang menulis buku ke 4, 5, dan 6. yang  ke-4 sedang diusulkan di YTPD. Yang ke 5 sedang diedit sementara yang ke-6 sedang berjalan sudah bagian ke 28 (novel Betawi)  yaitu:  Belajar Tak Bertepi ( kisah berguru dengan para pakar + resume yg belum dibukukan), Kisah-kisah inspiratif mendidik diri, dan sebuah novel Betawi "Aisyeh Menunggu Cinte"


Menulislah setiap hari dan lihatlah apa yang terjadi.
Turunan dari kalimat sakti om Jay terbukti ampuh. Gara-gara menulis  dalam kondisi serba keterbatasan  para youtuber menghampiri. Mereka tertarik dan katanya apa yang saya lakukan sangat menginspiratif.

Dengan menulis beliau lupa akan kondisi yang sedang sakit. Sehingga mengalami perubahan yang membahagiakan.

Dari pengalamannya. beliau memberikan beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk dapat menulis untuk pemula, yaitu :

1. Tulis apa yang kita bisa dan kuasai 
    Dalam menulis carilah apa yang mudah kita pahami dan kita kuasia, karena dengan menulis yang kita pahami maka menulis akan lebuh mudah. Gunakan bahasa yang sederhana yang terpenting adalah bisa dipahami dan dimengerti banyak orang. Tulisan tidak perlu terlalu panjang sehingga apa yang kita sampaikan dapat dipahami oleh yang membacanya.
   
2. Mulailah dari apa yang  pernah kita alami.
        Menulis apa yang pernah kita alami aikan lebih memudahkan kita untuk mencerutakan apa yang terjadi dalam diri kita. Sehingga tidak perlu mengeluarkan energi yang kuat untuk memikirkannya, karena ini berdasarkan apa yang dilalui. Tetapi tentu saja dengan struktur yang baik dalam urutan peristiwanya. 

3. Buat tema agar focus dalam tulisan.
     Fokuslah kedalam satu tema karena dengan fokus ke tema yang akan kita buat maka buku kita akan selesai. Seperti  mengambil dari pernyataan pak Akbar Zaenudin, menulis kudu buat tema terlebih dahulu hingga   seluruh isi buku temanya sama.  Bisa saja dengan menyicil tulisan kita di blok dengan tema yang sama sehingga nantinya apabila sudah beres  maka akan dijadikan buku.

4. Buat target dalam menulis.
Target itu penting supaya kita termotivasi dengan waktu yang akan kita selesaikan dalam menulis. 

Kesempatan kedua ini menjadikan beliau lebih produktif dalam menulis.





Tuesday, March 23, 2021

BELAJAR DARI KEGAGALAN

 


Narasumber adalah Bapak Sigit Suryono, S.Pd, M.Pd
SMP N 1 Wonosari, Gunungkidul, DIY, Indonesia
Lahir di Sleman, 20 Nopember 1976 Beliau adalah Ketua MGMP IPA SMP Kabupaten Gunungkidul dan Duta Rumah Belajar Kemdikbud

Pada tanggal 20 Nopember 2020, Bapak Sigit Suryono,S.Pd, M.Pd termasuk 5 besar guru inovatif yang diselenggarakan oleh Kemdikbud.  Merupakan  anugrah terindah di hari ulang tahunnya dan ini  merupakan ultah ke dua mendapatkan apresiasi dari kemdikbud. untuk yang pertama saat menjadi Guru berprestasi menjadi juara 1 tingkat nasional.  

Beliau mengungkapkan sebenarnya keberhasilan yang diperoleh saat ini tidak terlepas dari kegagalan yang dilaluinya di masa lalu. Beliau mengatakan bahwa masa lalu nya penuh dengan kegagalan, terpinggirkan, dan juga bukanlan orang yang menonjol.

Orang tuanya berprofesi sebagai guru SD . Bapak dan ibunya sangat disiplin dalam membimbing dan mengawasiku untuk belajar. Rangking satu selalu ke raih saat SD, namun bertolak belakang saat SMP maksimal rangking 24 dari 44 siswa dalam satu kelas, bahkan pernah di 43, 41, dan 39.... masa yang sulit. Namun persahabatan di SMP sampai saat ini masih membekas tidak mengenal rangking, dan status sosial. Saat SMA rangkingku pun jauh dari asa.... maksimal pernah rangking 8 yang lainnya diatas 20.....

 Di Kampuspun bahkan aku hampir DO saat kuliah S1 Pendidikan Fisika di UNY dan lulus 7 tahun, pernah dapat IPK 1,28  malu juga kalau lihat saat belajar jadi siswa. setelah selesai S1. Kemudian langsung melanjutkan ke S2 mengambil jurusan TP mungkin inilah era merasakan jadi orang hebat saat bisa menyelesaikan dengan waktu 33 bulan dengan IPK 3,8 dengan hasil cumlaude yang merubah cara pikir dan pandangannya.

" Orang akan sukses jika dia fokus dan senang dengan apa yang dikerjakannya"

"Orang akan sukses jika bisa fokus pada bidang yang dia bisa ditekuni dan dilakukan inovasi terus menerus...."

Pengalaman gagal saat dimasa sekolah sapmai kuliah di S1 benar-benar membekas dan itu mempengaruhi cara mengajarku pada anak-anak. Beliau termasuk orang yang tidak  membeda-bedakan anak karena prestasi akademiknya. Malah cenderung sebagai motivator bagi mereka karena pengalam hidupnya saat SMP jadi juara 3 dari belakang

Saat saya menjadi guru SMP Negeri 1 Wonosari tahun 2005 ,  saat itu baru menempus S2 dan hampir selesai saya lulus S2 tahun 2006, dan setelah lulus S2 fokus pada pekerjaan di SMP Negeri 1 Wonosari sebagai guru IPA dan Guru TIK.

Dengan mengajar menjadikan sering  melakukan kolaborasi dengan siswa untuk melakukan riset tentang pembuatan media, maupun tentang berbagai model pembelajaran sehingga pengalaman dalam membuat media menjadi lebih terlatih. Tahun 2006 saat pertama kali memiliki kenangan saat ikut kompetisi Simposium tingkat Propinsi DIY yang isinya orang-orang hebat semua mereka Pengurus MGMP disemua mapel, sementara beliau guru baru, yang mendapat sampur untuk ikut kegiatan tersebut dikarenakan menggantikan guru disekolahku yang mengundurkan diri.

Bertemu dengan orang-orang hebat menjadikannya banyak belajar. Dengan menyimak orang-orang heb at maka membuatlah catatan kecil bagaimana orang berbicara, presentasi, dan menyampaikan ide dan pemikiran dan gagasan ilmiah dalam kegiatan tersebut. Dalam simposium ini beliau masuk peringkat terakhir dari semua peserta lomba untuk mapel IPA.

Dengan berbekal pengalaman lomba itu, maka tahun berikutnya  menjadi langganan untuk mengikuti berbagai lomba tingkat nasional ada 7 kali lomba yang saya ikut sebelum gupres tahun 2015 yang tentu bisa di tebak hasilnya adalah "gagal" dan "kalah".

Setiap even lomba tersebut "gagal" baik dari sisi presentasi, fokus presentasi, cara presentasi, membuat presentasi yang efektif, dan seterusnya. Setelah  tahun 2015 sampai tahun 2020 setiap even lomba yang diikut bisa meraih hasil sesuai dengan harapan.

Tahun 2011 bertemu dengan Omjay, dan  mas Agus Sampurna di Even Evaluasi pelaksanaan Rumah belajar di Bogor. Saat itu adalah saat belum tau omjay itu seperti apa. Bercakap banyak dengan omjay dan omjay memberi hadian sebuah buku yang judulnya "Menjagi Guru Tangguh Berhati Cahaya"  saat itu  belum banyak catatan portofolio yang tersusun rapi namun memiliki banyak blog karena memang sejak tahun 2005 mengajar blog ke siswa SMP.

Dari pertemuan itu muncul  keingian memiliki web yang digunakan untuk mencatan seluruh aktifitas yang bisa dijadikan portofolio perjalan sebagai pendidik, peneliti, pengembang media pembelajaran, dan sebgainya. Tahun 2012  akhirnya memiliki seluruh catatan aktifitas ilmiah yang dicatat di web  yaitu http://www.ciget.info

Web inilah yang mengantarkannya bisa meraih mimpi menjadi juara 1 Guru Prestasi di tahun 2015, kemudian menjadi Duta Rumah Berlajar terinteraktif tahun 2018, Duta Sains PPPPTKIPA, Sarjana Adi Manggala Bidang Pendidikan dari UNY dan terakhir adalah menjadi Guru Inovatis SMP Tahun 2020.

Beberapa Faktor supaya berhasil adalah 

 1. Fokus,

 2. Senang meneliti, 

3. Mencatat semua aktifitas ilmiah di Blog

Sains agar bisa dicintai oleh siswa adalah dengan cara membelajarkan dari lingkungan di sekitar anak, dan sering melakukan pembelajaran dengan beraneka model, kadang pretikum, kadang menggunakan MPI, kadang menggunaan android, dan yang jelas pembelajaran tidak boleh monoton..

 " Pelajarilah kenapa kita gagal" , Cacatlah sumber kegagalah, dan Perbaikilah di masa yang akan datang. pasti suatu saat akan sukses dan akan bisa jitu saat mengikuti setiap event kompetisi yang kita hadapi".

MEMBANGKITKAN MOTIVASI MENULIS



Senin, 22 Maret 2021 telah di buka kelas menulis dengan narasumber nya yaitu bapak Suparno Muhammad dari  Magetan Jawa Timur. Dan moderatornya adalah ibu AAM Nurhasanah dari lebak Banten.

Bapak Suparno adalah seorang kepala sekolah berprestasi sukses dalam  memajukan geliat literasi. Beliau lahir  di Magetan,  25 Juli 1966.  Alumni  D3 IKIP Surabaya,  S1 Wima Madiun, S2 Unipa  Surabaya .Sebagai  PNS sejak 1992,  diangkat  KS tahun 2016 hingga  sekarang. 

Banyak prestasi yang telah beliau raih diantaranya Guru Prestasi  juara 2 tingkat  Kabupaten dan menjadi narasumber  Nasional  guru  pembelajar th 2016 s.d 2018 .
Karya-karyanya sudah banyak, diantaranya : Modul BK tahun 1996, Buku Excel  tahun 1997,  Buku Panduan Pranatacara,  Autobiografi Perjuangan Hidupku 2018, Masalah Bk di SEKOLAH 2019, Antologi  puisi Adiwiyata 2019, Catatan harian seorang  Kepala  Sekolah 2020, Catatan seorang  Kepala  Sekolah 2020, Langkah jitu  menjadi  penulis hebat 2020,  Haru biru hijrah meraih berkah (Antologi),   Lulus  Corona (proses  cetak). Selain itu beliau juga menulis di  Pemred Majalah Tramedia  th 2004 sd 2010 dan  Pemred Majalah Pena Mageti 2018 sd. 2020.

Selalu menulis setiap  hari  yaitu  sejak ikut  GWA  menulis,  motivasi  akan  melejit  pesat,  menulis  menjadikan  suatu  kegiatan  yang menyenangkan, yang menghibur dan menulis bisa meningkatkan  kecerdasan  seseorang.

Salah satu cara untuk mengasah otak untuk kecerdasan kita yaitu dengan menulis setiap hari. Menulis  bisa membuat  orang terkenal. Menulis bisa mendatangkan uang, menulis  bisa merubah  masa  depan Dengan menulis bisa mendapatkan  pahala , misal tulisan  yang memotivasi  orang-orang  untuk  beribadah,  Membaca  Al Qur'an, berinfaq, sodaqoh,  beraklaq mulia  dan sebagainya. Dengan menulis  nama kita akan dikenang  banyak orang  ketika  kita sudah tiada

Banyak hal yang dapat kita tulis, diantaranya menulis motivasi,  motivasi  belajar,  motivasi bekerja, motivasi menulis,  motivasi  beribadah,  motivasi  tegar  dalam menjalani  hidup ini,  menulis  catatan perjalanan, Catatan  suatu  kejadian  atau peristiwa. Yang berada disekitar kita itu yang ditulis.

Semangat menulis itu bisa dibangkitkan apabila kita 

1. Bergabung  dengan grup  penulis .

2. Berguru  kepada penulis hebat 

3. Berteman  dengan penulis

4. Membaca  tulisan  penulis hebat .

5. Membaca tulisan  teman.



Sebagai kepala sekolah beliau selalu membangkitkan motivasi kepada para guru agar selalu menulis. Cara membangkitkan agar guru  tumbuh keinginannya  menulis yaitgu beliau membeli  bukunya guru  5 eksemplar untuk  disimpan di perpustakaan,  diberi  motivasi menulis,  diadakan  diklat  menulis,  dapat sertifikat,  bermanfaat  untuk  mengisi SKP. 
Bukunya  dipamerkan  saat event  hardiknas,  pameran  hari jadi  dan lain-lainnya.


Agenda yang dilakukan yaitu menjalin kekompakan  dengan seluruh  warga sekolah, memberikan  motivasi agar semangat.  Semangat  kerja, semangat  belajar,  semangat  ibadah dan semangat  menulis.  Banyak  guru kami yang juga penulis. Membuat  dan melaksanakan brand sekolah.  Sekolah kami brandnya, SMP1 Takeran  sekolah berbasis  IT, Agamis,  kearifan lokal  dan berbudaya  lingkungan.

Siswa berprestasi  dibina  untuk  ikut  berbagai  lomba,  yang  tidak  berprestasi  dibina  agar meningkat semangat  belajarnya yang bermasalah  diberikan  bimbingan  agar terentaskan  masalahnya. Intinya bagaimana kita dapat membangkitkan motivasi menulis untuk guru dan siswa. 




Friday, March 19, 2021

JANGAN LELAH UNTUK MENULIS

 


Malam ini Om Jay dan Ibu Kanjeng guru kami dalam menulis on line sedang sakit. Kami peserta  selalu mendo'aka beliau supaya bisa kembali beraktifitas seperti biasa. Tetapi dalam sakitnya mereka tetap memotivasi kami untuk terus menulis, bahkan luar biasanya Om Jay meluncurkan buku dengan judul "Agar PJJ tak Membosankan".

Moderator yang selalu menemani kami belajar yaitu  bu Aam Nurhasanah,  seperti  biasa memperkenalkan narasumber yang akan membagikan pengalamannya dalam menulis. Dengan penuh antusias dan semangat beliau memaparkan siapa narasumber hebat yang akan menemani kami malam ini.

Narasumber yaitu Ibu Rita Wati, S.Kom. Beliau adalah salah satu alumni grup belajar menulis gelombang 10. Beliau mengajar di SMP Negeri 2 Mendoyo. Kab.Jembrana Provinsi Bali. Selain menjadi pengajar, beliau juga sebagai operator, whiter, korator serta bloger.

Motonya yaitu " Setelah kesulitan pasti ada kemudahan dan Belajar Sepanjang hayat."  Seperti yang tercantum dalam surah Al Insyirah ayat 5 

                                                        فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْراً- إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْراً

 " Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan". 

Belajar sepanjang hayat " LIfe Long Education" . Moto yang sangat menarik dengan terus belajar, seseorang tidak akan ketinggalan zaman dan dapat memperbarui pengetahuannya, 

Keinginan narasumber sebenarnya sudah sejak lama yaitu pada tahun 2001 tetapi masih tidak mengetahui mulai dari mana untuk menulis. Kemudian muncul kembali tahun 2005, karena menjaga stand bazar buku, di tahun yang sama mencoba membuat blog. Tetapi karena harus ke warnet untuk menulis blog maka menulispun tak ada jejaknya lagi. Selanjutnya tahun 2011 kembali lagi membuat blog. Seperti keinginan semula ingin memiliki jejak digital. Bulan pertama saya bisa memposting 6 tulisan, bulan berikutnya semakin berkurang 3 tulisan semakin lama kembali blog saya abaikan.

Awal prestasi diraih narasumber saat kegalauan beliau di tahun 2013 dengan mata pelajaran TIK yang dihapuskan, sehingga narasumber mengikuti lomba  English Essay  di UNDIKSHA dengan tema kurikulum 2013, dengan mengungkapkan kegalauannya sebagai guru mata peajaranl TIK yang dihilangkan akibatnya siswa akan mengalami buta teknologi. Jika pun ada yang mampu menggunakan secara otodidak jumlahnya hanya terbatas.  Dalam lomba tersebut narasumber  menjadi finalis, dimana hampir semua peserta dari guru Bhs Inggris. 



Motivasi setiap penulis berbeda-beda.  Berikut ada 4 motivasi mengapa harus menulis : 

1. Orientasi pada Profit
    Penulis dari awal berniat menulis untuk mencari keuntungan, menambah income atau sebagai sumber mata pencaharian. Hal ini wajar, yang terpenting penulis harus mengikuti trend pasar dan keinginan penerbit. Jika penulis menulis sesuai seleranya maka tidak akan sulit mendapatkan profit.

2. Nirlaba atau tidak mencari keuntungan 
    Penulis  hanya sekadar  mengapresiasikan hobinya. Menuliskan peristiwa atau kejadian secara singkat misalnya peristiwa alam atau biogarafi, Jika tulisannya seperti ini maka akan sulit diterima oleh penerbit mayor. sehingga tulisan seperti ini bisa dicetak sendiri, dibaca sendiri atau  ditawarkan kepada teman-temannya.

3. Branding atau Promosi
        Motivasi berikutnya yaitu sebagai branding untuk menaikan pamor seseorang apabila sudah memiliki karya. Sehingga terkesal lebih profesional.

4. Memenuhi regulasi akreditasi
            Peraturan baru yang mengatur kenaikan pangkat jabatan fungsional guru ( guru dan kepala sekolah) telah terbit, yakni Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi.  Birokrasi (Permen PANRB) No.16 Tahun 2009 tanggal 10 November 2009 tentang jabatan fungsional guru dan angka kreditnya, dan peraturan bersama Mendiknas dan Kepala BKN Nomor 03/V/PB/2010 dan Nomor 14 Tahun 2010 tanggal 6 mei 2010 tentang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka kreditnya. Kenaikan pangkat ini yang mewajibkan seseorang untuk menulis.

       Setiap   orang pasti memiliki motivasi yang berbeda-beda. Yang paling penting bagaimana memperhatikan tujuan yang akan dicapai oleh penulis. Apalagi dengan kelayakan dari penerbitan mayor.

Terdapat beberapa kriteria dalam penulisan. Tapi sebagian penerbit memiliki kriteria yang sama diantaranya:

- Editorial , memiliki pengaruh 10%  jadi untuk penulis pemula jangan merasa minder untuk menerbitkan buku.

- Peluang potensi pasar yang kuat. Jika trend nya bagus maka penerbit tidak akan sungkan untuk menerima naskah dari kita.

- Penulis harus memiliki keilmuan dan referensi yang jelas tentang tema yang akan ditulis.

- Reputasi penulis 10%. Sebenarnya sekarang kita bisa menggunakan media sosial untuk mempromosikan buku kita. Misalkan dengan mempublikasikan di Instagram, Facebook, Twiter, atau yang lainnya.

Jika ingin menjadi penulis lepas, maka penulis bisa menerbitkannya ke penerfbit indie.


MENJADI GURU INOVATIF

 MENJADI GURU INOVATIF


Apabila mendengar kata inovatif, maka yang ada dalam benak  adalah  bagaimana cara berfikir kita dalam mendapatkan solusi dan kreatifitas.  

Narasumber yaitu Sigit Suryono,S.Pd,M.Pd. Beliau seorang guru inovatif yang membagikan pegalamannya bagaimana menjadi guru Inovatif. 

Bagaikan film doraemon, film ysng memberikan insfitasi bahwa setiap permasalahan akan ada solusinya yaitu dengan memunculkannya alat-alat ajaib.

Setiap permasalah yang muncul akan bisa menjadi triger, pemicu bagi kita semua untuk bisa memecahkannya salah satunya adalah dengan melakukan inovasi.

Ilmu dasar yang digunakan dalam melalukan sebuah inovasi yaiut dengan ilmu yang diperoleh dari saat kita kecil sampai dewasa. Begitu juga dengan kehidupan kita, maka orang akan melakukan inovasi sesuai dengan masalahnya masing-masing. Setiap masalah tersebut akan menjadikan kita untuk belajar bagimana cara menghadapinya. Permasalahan akan bisa diatasi apabila kita memiliki ilmunya.

Oleh sebab itu ilmu itu sangat penting bagi kita semua untuk bisa melalukan inovasi.

Kunci  dari Inovasi

1. BELAJAR

Kunci dari seorang inovator  adalah "Belajar, belajar, dan belajar"

Darimana saja kita bisa belajar ? 

-  Hal pertama yang  dapat kita dapatkan  adalah  dari semua yang ada di dunia ini, Pertama yaitu dari        keluarga dari ayah bunda   yang menanamkan pendidikan sejak kita kecil, pengalaman berharga              pasti akan kita dapatkan dari   mereka.

-  Berkolaborasi dan saling menghargai akan kita dapatkan belajar dari  teman, masyarakat, dan                 lingkungan sekitar.  semua karya cipta dari mereka akan memunculkan ilmu dan problem solving           pada diri kita.

-  Saat sudah mulai sekolah kita akan mendapatkan banyak ilmu dari guru kita, dosen kita, dan tentu          sahabat sahabat kita. Mereka tempat kita menggali ilmu, tempat kita berdebat dan berdiskusi dengan      berbagai permasalahan, tempat mencurahkan isi hati, dan ilmu kita dalam menghadapi persoalan di        ruang kelas, maupun di ruang sosial kemasyarakatan.

-  Dunia kerja dan lingkungan kerja kita akan memunculkan inovasi-inovasi baru bagi diri kita karena        permasalahan yang ada. Saat kita berkerja dituntut untuk menyelesaikan berbagai masalah pekerjaan     kita, sebagai guru inovasi yang bisa kita munculkan ada di sekitar kita. Ada siswa, ada rekan guru,         ada kepala sekolah, ada pengawas, ada dinas pendidikan, ada peraturan pemerintah, ada lomba, ada       peningkatan kompetensi kepribadian, ada peningkatan kompetensi sosial, ada kompetensi pedagogik,     ada kompetensi profesional yang itu semua adalah ladang inovasi bagi kita.

Dunia kerja adalah tempat  kita bisa berkolaborasi,  masalah-masalah sering muncul sehingga kita perlu berinovasi untuk menggali ide lebih upaya pekerjaan kita menjadi nyaman, nenjadi lebih bermanfaat dan dapat dirasakan oleh banyak orang.

2. BERKOLABORASI 

Kunci berikutnya untuk menjadi seorang yang inovatif   adalah berkolaborasi.

Kolaborasi" penting sekali untuk mempercepat suatu proses inovasi. Dengan kolaborasi dengan rekan sejawat, guru-guru inovator yang lainnya apalagi dalam kumpulan teman-teman penulis sebuah karya akan bisa diselesaikan dengan lebih cepat daripada diselesaikan sendiri. Dengan kolorasi kita bisa saling mengingatkan, saling membantu dikala ada masalah, saling berbagi ide pemecahan masalah, saling menguatkan di kala susah, dan tentu saling menginspirasi untuk berinovasi.

3. BERBAGI 

Dengan berbagi  dengan orang lain, maka kita akam mendapatkan masukkan, bisa juga kritikkan hal ini dapat menjadikan kita bisa memperbaiki kualitas hasil inovasi yang sudah kita lakukan. Sehingga bisa memunculkan masalah  yang bisa kita pikirkan ide inovasi selanjutnya. itu, dengan berbagi kita bisa berbagi ilmu pengetahuan hasil inovasi yang sudah kita lakukan, dan semoga bisa bermanfaat bagi orang lain.

4. MENGINSFIRASI

Setelah belajar, berkolaborasi, dan berbagai maka Menginspirasi adalah satu kata multi makna.

Menginsfirasi artinya adalah kita mendapatkan surga di dunia. Dengan kita bisa menginsfirasi orang maka akan ada inovasi-inovasi berikutnya.

“Barang siapa yang harinya sekarang lebih baik daripada kemarin maka dia termasuk orang yang beruntung. Barang siapa yang harinya sama dengan kemarin maka dia adalah orang yang merugi. Barang siapa yang harinya sekarang lebih jelek daripada harinya kemarin maka dia celaka.” Dan “Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain”.

Barang siapa yang hari ini lebih baik dari hari kemari maka dia orang yang beruntung dan ini adalah“Inovasi”. Kata kuncinya adalah orang yang lebih baik dari waktu sebelumnya. Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain, (inilah yang disebut dengan “inspirasi”).