Oktober 2020
YPTD terbentuk 29 Juli 2019 berdasarkan Akta Notaris dan SK Kemenkumham. YPTD sebagai Penerbit mendapat kewenangan dari Perpustakaan nasional untuk mengusulkan ISBN buku yang akan diterbitkan.YPTD juga membantu penulis yang telah memiliki naskah buku untuk diterbitkan. Sehingga dari launching terbit buku gratis ber ISBN 19 Agustus 2020 sudah 36 buku diterbitkan YPTD
Nilai- nilai yang terkandung dalam kegiatan ini, yaitu kemuliaan, kejujuran, transparan, akuntabel, kemanusiaan, legacy, peduli literasi Indonesia.
Motonya yaitu TIGA PENA (Penasehat, Penakawan, Penasaran)
YPTD memiliki beberapa program, diantaranya :
Program A : Penulis telah mempunyai naskah buku segera kirim ke email thamrindahlan@gmail.com
Program B : YPTD menerbitkan Buku dari Para Penulis posting di website terbitkanbukugratis.id setelah terkumpul naskah 150 – 200 halaman.
Program C : Penulis posting di website YPTD terbitkanbukugratis.id sampai 40-50 artikel kemudian buku diterbitkan YPTD
Semua bisa menjadi bahan inspirasi dalam menulis, asalkan kita tak pernah putus asa dalam membuat tulisan, setidaknya minimal satu artikel dalam satu hari bisa menjadi resep untuk membiasakan diri dalam menulis.
Muara dari tulisan kita yaitu buku. Bagaimana sistematika dan teoritisnya silahkan kita yang menentukan jadi tidak terkukung pada aturan. Bagi YPTD pada prinsip semua bahwa tulisan adalah bagus selama bukan plagiat dan hoaks. Tidak berani kita menilai tulisan yang akan diterbitkan. Kualitas itu sangat bertingkat dan beragam. Semua berproses. Dalam kondisi sudah ada naskah maka YPTD siap membantu menerbitkan buku. Kita semua masih dalam proses belajar. Tujuan utama adalah bagaimana meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Literasi Indonesia
Menulis itu mudah. Beliau berkeyakian semua orang bisa menulis, ketika orang bisa berbicara atau bertutur maka otomatis bisa menulis. Menulis adalah proses sederhana memindahkan apa- apa yang kita katakan ke laptop atau pc bahkan hp.
Buku merupakan mahkota seorang penulis, maka YPTD ikut berperan serta dalam mengorganisir gerakan meningkatkan kualitas dan kuantitas literasi dalam hal penerbitan. Maka setelah menulis terbitkanlah buku sehingga apa yang ditulis bisa dibaca orang lain sehingga ilmunya tidak akan terbuang sia-sia.
Solusi yang ditawarkan oleh Yayasan Pustaka Thamrin Dahlan untuk penulis memiliki buku berlisensi ISBN tanpa biaya. Sebagai upaya untuk membantu pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Bagi beliau pengabdian Ikhlas Tak Perlu Tanda Jasa Bersebab Tidak ada jasa yang paling tinggi dan layak untuk sorang guru.
Sungguh mulia apa yang dilakukan oleh Pa Haji Thamrin Dahlan. Sehingga banyak penulis yang lahir dari terbitan YPTD.
Semoga kita bisa tetap berbagi tulisan untuk nantinya akan bermuara menjadi buku.
Terima kasih

No comments:
Post a Comment