Oktober 2020
Kelas pelatihan belajar menulis angkatan 16 sudah ke pertemuan 10. Semakin banyak hal yang di share di group kelas ini.
Bergabung di komunitas menulis, memang memaksakan saya untuk mencoba mengikuti histeria dari rekan se komunitas. Memotivasi diri untuk bisa menyelesaikan setiap resume yang diberikan di sela kesibukan, jadi teringat narasumber sebelumnya bu Nora yang mengatakan menulis diwaktu senggang itu biasa tapi menulis disela kesibukan itu istimewa.
Malam ini kelas belajar menulis, ditemani moderator bu Aam Nurhasanah, dan narasumber Raimundus Brian Prasetyawan,S.Pd. atau lebih di kenal dengan mas Brian. Anak muda yang sudah memiliki banyak karya.
Narasumber membagikan tips bagaimana kita harus mempersiapkan kumpulan resume untuk menjadi naskah buku.
Proses dari kelanjutan penerbitan buku apabila sudah menyelesaikan 20 resume.
Narasumber berbagi pengalaman tentang proses kepenulisan yang alaminya. Beliau sudah ngeblog sejak 2009. Namun keinginan untuk membuat buku baru muncul pada akhir 2013. Hal ini beliau tuangkan dalam tulisannya. Yang dapat dibaca di link berikut:
Mentor merupakan pembimbing yang membimbing kita untuk bisa menulis. Mauk komunitas menulis merupaka solusi untuk bisa tetap eksis dalam menulis buku. Narasumber mengatakan pada awalnya beliau vakum dalam kepenulisan karena terkendala oleh biaya penerbitan buku, apalagi saat itu masih kuliah dan tidak tau tempat untuk menerbitkan buku secara self publishing.
Namun akhirnya pada 2019 beliau mulai bangkit lagi karena tidak sengaja menemukan hashtag di Instagram tentang penerbit Indie. Matanya terbuka bahwa menerbitkan buku sekarang lebih mudah dan banyak pilihan dengan adanya penerbit indie.
Diakhir oktober 2020, beliau mengirimkan naskah buku pertamanya ke salah satu penerbit Indie dan akhir tahun 2020 buku pertamanya terbit.
i
Bergabung dengan komunitas guru yang mempunyai hobi yang sama yaitu menulis, merupakan suatu kegembiraan. Apalagi ditambah pelatihan-pelatihan belajar menulis yang akan menambah pengalaman dalam bidang kepenulisan.
Cara menerbitkan buku hasil kelas menulis diantarnya :
1. 20 tulisan resume digabung dalam satu file microsoft word.
2. Settingan file microsoft word disesuaikan dengan format penerbit
a. Ukuran kertas A5 (14x20cm)
b.Huruf times new roman, ukuran 12
c.Spasi 1,5
d. Margin 2 cm semua
e.Paragraf rata kiri-kanan (justify)
Kemudian masukkan juga kelengkapan naskah dalam file naskah kumpulan resume, kelengkapan naskah yaitu:
cover ( judul buku dan nama penulis saja), kata pengantar, daftar isi (tanpa nomor halaman), profil penulis, sinopsis (3 paragraf. Masing-masing paragraf 3 kalimat)
Urutannya:
Cover
Kata Pengantar
Daftar Isi
Isi naskah
Profil Penulis
Sinopsis
Jadi semuanya dalam satu file. Tidak dipisah-pisah menjadi beberpa file.
Fasilitas penulis mendapat fasilitas penerbitan denga penerbitan indie yaitu : desain cover, ISBN,layout,
edit ringan, 2 Buku bukti terbit dan E-Sertifikat.
Simpulan
Saat ini menerbitkan buku semakin mudah. Tulisan apapun bisa diterbitkan. Bergabung dengan komunitas menulis akan menjadi kan kita lebih terarah dalam kepenulisan.
Semoga akan ada buku-buku yang bisa saya terbitkan kedepannya. Semangat menulis dan berbagi dengan yang lain.
Terima kasih


Asyik bu resumenya, catatan kata sengang mksude apa y? Senggang mungkin y
ReplyDeleteiya.. Pa. Mksih... 🙏
DeleteBagus resumenya.
ReplyDeleteMksih bun..
DeleteAamiiin bu... ayo kita sukses bersama...
ReplyDeleteAamiin...
Deletemantap deh bu Ai...
ReplyDeleteterima kasih..
DeleteBagus resumenya.Salam literasi tiada henti
ReplyDeleteSalam literasi
DeleteBu Ai, keren deh blognya sesuai dengan resumnya.
ReplyDeleteBu Ai, keren blognya, sekeren resumnya.
ReplyDeleteGoogle adsnya wow! Mungkin ada pengaturan lagi supaya tidak terlalu mengganggu pembaca?
ReplyDeleteBaik pa ketua.. Mksih
Delete