Followers

Monday, October 5, 2020

UNGKAPKAN DENGAN KATA

Senin, 5 Oktober 2020

Sebelum pelatihan menulis gelombang 16 dimulai, Om zay berkata"Pertemuan pertama begitu menggoda, selanjutnya tèrserah anda."  kontan saya penasaran materi apa yang akan disampaikan dikelas menulis ini. 

Narasumber perdana yaitu Bapak Hakim Busron, berdasarkan profil yang saya baca beliau adalah orang hebat dengan segudang prestasi yang diraihnya. dan dipandu oleh moderator kita ibu Aam Nurhasanah. 

Kata pertama dari Narasumber "Mereka yang tidak berani membunuh ketakutan akan terbunuh oleh ketakutan. "(Abdul Hakim Busro) kata tersebut memiliki makna yang dalam, kita harus berani mencoba sesuatu maka apabila tidak berani kita tidak akan jadi siapa-siapa. Hal positif yang dapat saya simpulkan dari kalimat tersebut yaitu mencoba untuk melawan ketakutan kita. 



Berikutnya beliau memaparkan "Kata adalah Senjata" Sebuah kata akan menjadi kalimat bermakna, ketika kita mulai belajar dan berlatih menulis setiap hari. 

Semuanya memang berawal dari kata, 

dengan kata kita bisa memberi luka,

 dengan kata bisa menyatakan cinta

 dengan kata juga kita bisa berekreasi. 

kata dijadikan senjata untuk menulis. 

Dalam Kelas menulis ini Pa Abdul Hakim Busro, menayangkan video tentang cerdas berbahasa.


Tayangan yang dikemas secara menarik, sehingga saya yang menonton tak merasa jenuh untuk memperhatikan apa yang disampaikan oleh beliau. Dalam paparannya dibahas bagaimana kita bisa mengutamakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Di masyarakat banyak penggunaan bahasa Indonesia yang belum baku, bahkan dalam pemaparan secara formal. Bagaimana kita menggunakan bahasa Indonesia secara  cerdas. Istilah asing banyak ditemukan, sering terjadi bahwa bahasa indonesia di nomor duakan dari bahasa asing. Ini yang menjadi keraguan dari beliau bahwa kita mencintai bahasa Indonesi. Kita sebagai guru memotivasi siswa supaya kita bangga dan cinta terhadap bahasa indonesia yaitu dengan menggunakan bahasa indonesia terlebih dahulu baru bahasa asing. Apabila ada bahasa asing yang bisa dicari pedanannya maka carilah pedanannya.  


Yang tak kalah menarik yaitu kata " Membaca adalah gerbang utama sekaligus kunci bagi yang ingin menggenggam keberhasila ." (Abdul Hakim Busro)

Cara mengaktifkan kosakata yaitu dengan cara banyak membaca. Dari berapa ratusan ribu kata yang aktif dalam memori kita apabila dibutuhkan akan keluar dengan sendirinya. Begitu juga untuk seorang penulis kalimat yang mengandung makna, beragam dan menarik akan keluar dengan sendirinya disaat penulis itu banyak membaca. Membaca dapat membuat otak tetap aktif dan beraksi melakukan fungsinya secara baik. 

Banyak referensi yang bisa dibaca oleh penulis diantaranya berbagai ragam dan jenis buku, baik fiksi maupun non fiksi, biografi orang-orang sukses.  Penulis yang gemar membaca akan lebih bereaksi dengan cepat. Hal ini bisa kita lakukan yaitu dengan cara terus berlatih, semakin banyak kosakata yang kita gunakan maka semakin baik juga. Aktifkan otak kita dengan cara banyak membaca.

Tips membaca bagi penulis pemula yaitu dengan memulai dengan hal-hal yang disukai. Cobalah dengan membaca buku dengan gendre berbeda, cintailah kegiatan membaca karena dengan mencintai maka kita akan senang membaca.

Maka ungkapkanlah dengan kata apa yang akan disampaikan. jadikan kata sebagai senjata dalam menulis dan jangan lupa untuk dapat mengaktifkan kosakata teruslah membaca. 

Semoga tulisan ini menjadi bekal untuk terus berkarya. Aamiin.


8 comments:

  1. Bagus bunda, begitu detail resumenya...smg kian sempurna.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Baik Bun.. Terima kasih sudah mampir. 🙏 Aamiin..🤲

      Delete
  2. Tops mantaps isinya,,, lanjutkan terus berkarya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih Pa... 🙏 Semoga karyanya bisa bertambah.😊

      Delete
  3. Mantap Bu mudah-mudahan kedepannya lebih baik

    ReplyDelete