Bismillah...
Minggu ke 22 ini yaitu pada tanggal 30 mei 2022 s.d. 3 Juni 2022. Refleksi yang akan penulis bahas di minggu ini adalah dengan menggunakan model 4F (Facts, Feelings, Findings, Future).
4F merupakan model refleksi yang dikembangkan oleh Dr. Roger Greenaway. 4F dapat diterjemahkan menjadi 4P, dengan pertanyaan sebagai berikut (disesuaikan dengan yang sedang terjadi pada saat penulisan jurnal):
1. Facts (Peristiwa): Ceritakan pengalaman Anda mengikuti pembelajaran pada minggu ini atau pada saat menerapkan aksi nyata ke dalam kelas? Apa hal baik yang saya alami dalam proses tersebut? Ceritakan juga hambatan atau kesulitan Anda selama proses pembelajaran pada minggu ini? Apa yang saya lakukan dalam mengatasi kendala tersebut?
2. Feelings (Perasaan): Bagaimana perasaan Anda selama pembelajaran berlangsung? Apa yang saya rasakan ketika menerapkan aksi nyata ke dalam kelas? Ceritakan hal yang membuat Anda memiliki perasaan tersebut.
3. Findings (Pembelajaran): Pelajaran apa yang saya dapatkan dari proses ini? Apa hal baru yang saya ketahui mengenai diri saya setelah proses ini?
4. Future (Penerapan): Apa yangREf bisa saya lakukan dengan lebih baik jika saya melakukan hal serupa di masa depan? Apa aksi/tindakan yang akan saya lakukan setelah belajar dari peristiwa ini?
Refleksi Pembelajaran
Facts (Peristiwa)
Di Tahap Mulai dari diri saya mengingat kembali dan melakukan refleksi terhadap pengalaman saat terlibat dalam berbagai program/kegiatan sekolah semasa menjadi murid tersebut. Refleksi ini dilakukan dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan.
Pada tahap Eksplorasi konsep, di sampaikan pemahaman tentang konsep kepemimpinan murid dan kaitannya dengan Profil Pelajar Pancasila, pemahaman apa yang dimaksud dengan suara (voice), pilihan (choice) dan kepemilikan (ownership) murid dan menemu kenali dan menganalisis elemen pilihan, kepemilikan, dan suara dalam beberapa contoh program/kegiatan pembelajaran yang dilakukan di sekolah.
Feelings (Perasaan)
Perasaan saya selama mengikuti pendidikan minggu ini senang dan bersyukur karena mendapatkan informasi, menambah wawasan dan pengetahuan tentang program yang berdampak pada murid.
Findings (Pembelajaran)
kepemimpinan Murid (Student Agency)
1. Suara Murid (voice)
Ketika kita berbicara tentang “suara” murid, maka kita sebenarnya bukan hanya berbicara tentang memberi murid kesempatan untuk mengomunikasikan ide dan pendapat. Lebih luas dari ini, mempertimbangkan suara murid adalah tentang bagaimana kita memberdayakan murid kita agar memiliki kekuatan untuk memengaruhi perubahan. Suara murid yang otentik memberikan kesempatan bagi murid untuk berkolaborasi dan membuat keputusan dengan orang dewasa seputar apa dan bagaimana mereka belajar dan bagaimana pembelajaran mereka dinilai.

No comments:
Post a Comment