Narasumber : Rita Wati,S.Kom.
Dimulai pada masa pandemi beliau menjadi senang menulis, memanfaatkan waktu bisa bergabung dengan grup menulis. Membuat buku dengan gendre yang berbeda menjadikannya banyak belajar tentang kepenulisan. Menjadi kulator 3 buku antalogi menjadikannya lebih paham tentang keunkan dari masing-masing penulis.
Ada beberapa hal yang menjadikan seseorang susah menulis diantaranya :
1. Susah ide.
2. Miskin kosa kata.
3. Sulit merangkai kata.
4. Susah memulai.
5. Bingung mau menulis apa.
6. Tidak percaya diri.
7. Merasa tulisannya jelek.
8. Merasa tulisan tidak layak untuk di baca.
Apabila hal tersebut timbul dalam diri kita, maka hilangkan saja. Pokoknya Menulis... Menulis.. Menulis
A. Unsur Dasar Kepenulisan
Unsur dasar kepenulisan adalah 5W + 1 H yaitu What (apa), Where (dimana), When (kapan), Who (siapa), Why (mengapa), How (bagaimana).
1. What : Peristiwa apa yang sedang terjadi? Apa dampaknya? apakah peristiwa tersebut menimbulkan kerugian?
2. Who dalam 5W1H memfasilitasi untuk memberikan informasi seputar orang-orang yang terlibat dalam cerita yang yang tulis
3. When :Kapan kejadian dari peristiwa yang diceritakan
4. Where :Dimana kejadian/ peristiwa yang diceritakan
5. Why : Suatu peristiwa pasti terjadi bukan tanpa alasan
6. How atau bagaimana : Penggunaan unsur how ini akan membantu pembaca memahami alur cerita
Dengan menerapkan dasar kepenulisan tersebut, maka tulisan akan lebih mudah dibaca dan dipahami.
B. Kesalahan Penulis Pemula
Ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh penulis pemula diantaranya menulis panjang- panjang, tanda baca yang keliru, penggunaan kata yang masih salah atau tidak menggunakan kata baku, dan dittemukan kata yang tidak efektif.
C. Tips Tulisan Enak Dibaca
Ada beberapa tips yang bisa dilakukan supaya tulisan kita enak dibaca yaitu :
1. Untuk menambah pembendaaraan kita dan menemukan ide maka kita harus banyak membaca.
2. Selalu berlatih menulis setiap hari karena dengan banyak berlatih maka menjadi terlatih, tetapi selalu memperhatikan tanda baca, pemenggalan paragraf dan penggunaan kata baku.
3. Buat opening dan closing yang menarik sehingga tulisan kita membuat orang lain penasaran ingin membaca tulisan kita.
4. Ingat pedoman PUEBI ( Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia)
5. Susunan kalimat diperhatikan
6.Setelah menulis bacalah secara beeulang. Apabila ada kalimat yang janggal maka buang dan perbaiki.
7. Menulis dalam media on line atau buku memiliki perbedaan. Dalam media on line gunakan paragraf yang pendek-pendek.
D. Hal yang Perlu diperhatikan Penulis Pemula
Penulis pemula terkadang jarang memperhatikan penggunaan PUEBI. Misalnya penggunaan hurup kapital,penggunaan kata depan, penggunaan imbuhan.
Tetapi penulis pemula jika masih banyak belum mengetahui tentang kaidah penulisan jangan takut. Teruslah menulis, tuangkan semua ide yang ada dalam tulisan jangan pernah takut salah selesaikan tulisan ketika ide datang.



No comments:
Post a Comment