Narasumber : Dra. Lilis Ika Herpianti Sutikno, S.H
Guru PPKn SMP Negeri 2 Nekamese, Kabupaten Kupang – NTT
Biasa di sapa Bunda Lilis Sutikno.
Dalam menulis, sebenarnya kunci sukses seorang penulis adalah rajin membaca. Dengan membaca maka akan banyak ide, gagasan serta bertambahnya kosa kata untuk penulis itu sendiri.
Sabda Nabi shalallahu 'alaihi wassalam,
وَاعْلَمُوا أَنَّ أَحَبَّ الْعَمَلِ إِلَى اللَّهِ أَدْوَمُهُ وَإِنْ قَلَّ
“Dan ketahuilah bahwasanya amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah yang terus-menerus walaupun sedikit.” (HR. Muslim 2818)
Hal yang paling mendasar dalam menulis adalah bagaimana kita terus-menerus mengungkapkan kalimat dalam bentuk tulisan.
Ingat hukum pengulangan "The Law of Repetition"
Dengan perubahan kecil 1% menghasilkan perbedaan besar.
Sering kali kita meyakinkan diri bahwa kesuksesan yang besar menuntut aksi yang besar pula. Kita memberi diri sendiri beban berat untuk membuat perubahan seakan akan mengguncang bumi atau membuat terkenal.
Perbaikan 1% sesuatu tak terasa -kadang malah tak terlihat-, perbaikan 1% dilakukan secara berlanjut dalam waktu lama bisa sangat dahsyat menentukan perubahan.
Matematikanya begini, jika kita bisa 1% lebih baik setiap hari dalam setahun, akhirnya kita akan 37 kali lebih baik pada penghujung tahun. Sebaliknya, jika kita 1% lebih buruk setiap hari dalam setahun, kita akan memburuk hampir menjadi nol.
Perbaikan 1% menjadi kebiasaan
Dan jadikan kebiasaan dari waktu ke waktu
Kebiasaan adalah bunga majemuk dalam perbaikan diri. Pengaruh kebiasaan menjadi berlipat-lipat sewaktu diulang-ulang kebiasaan itu, ingat hukum pengulangan (the law of repetition).
Perubahan yang dihasilkan pada suatu hari tertentu mungkin terkesan kecil, tapi dampak yang terjadi setelah berbulan-bulan dan bertahun-tahun bisa dahsyat.
Apa yang terjadi hari ini terhadap diri kita adalah akumulasi kebiasaan berulang selama dua, lima atau sepuluh tahun yang lalu.
Sehinga penting memilih yang 1% lebih baik atau 1% lebih buruk setiap hari, karena dalam rentang waktu yang akan datang pilihan tersebut menentukan perbedaan antara siapa kita sekarang dan siapa kita nanti.
Sukses adalah produk kebiasaan sehari-hari, bukan transformasi yang hanya sekali seumur hidup. Dengan menulis sedikit demisedikit lama-lama akan menjadi bukit dan menghasilkan banyak buku.
Kelas WA bisa dijadikan ajang untuk bersilaturahmi dengan para penulis lainnya, bisa saling memotivasi untuk senantiasa selalu menulis. Dengan semangat juang 45 dan semangat juang R.A. Kartini pelopor wanita di Indonesia. Beliau yang baru bisa menulis 1 buku dan dalam waktu 3 bulan Buku yang tercetak seribu buku itu habis terjual. Akhirnya bisa memberikan motivasi kepada rekan-rekannya untuk bisa menulis buku yang ber ISBN. Selain membuat buku tunggal juga memberikan motivas untuk membuat buku antalogi.
Melibatkan banyak orang dalam menulis buku hingga menjadi endoremen buku serta menjadi editor buku. Beliau sebagai penulis dari AGUPENA NTT dan besar bersama PGRI Pusat Om Jay. Terima kasih Om Banyak yang meragukan ketrampilan menulis belum paham betul sudah menjadi editor buku, tetapi saya terus kawal untuk sahabat literasi menjadi penulis handal dan professional.
Terkadang memulai menulis menjadi kendala, tapi banyak tpik yang bisa diambil dalam menulis misalnya kisah inspiratif karena menurut beliau menulis itu semudah ceplok telor. Jadi tergantung kita mau menulis apa. Belajar menulis semudah ceplok telur adalah Quote beliau kepada penulis pemula.
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat, menyebut, pengetahuan merupakan jalan untuk menemukan Tuhan. Karena itu kata Viktor, harus ada restorasi dalam dunia pendidikan agar dapat menghasilkan manusia-manusia NTT yang berkualitas. Hal itu disampaikan Viktor, saat memberikan sambutan pada acara Hari Ulang Tahun ke-9 SMPN 6 Nekamese dan Peluncuran Buku Karya Murid dan Para Guru di Halaman SMPN 6 Nekamese, Desa Oelomin Kecamatan Nekamese Kabupaten Kupang, Sabtu (15/8/2020).
“Pengetahuan adalah hal paling penting. Bahkan itulah inti dari hidup. Orang tanpa pengetahuan, sesungguhnya dia tidak pernah hidup. Karena Allah adalah sumber pengetahuan, awal dan akhir pengetahuan. Jadi yang namanya pendidikan adalah satu-satunya jalan supaya menemukan Allah,"tandasnya. Menurut Viktor, orang yang punya iman teguh pasti mencintai pengetahuan dan rajin membaca. Dengan pengetahuan sebut Viktor, manusia mampu membangun imajinasi yang membuatnya jadi orang hebat dan berkualitas. Viktor mengatakan, ada empat hal yang menentukan kesuksesan hidup yakni spritualitas atau keyakinan teguh, pengetahuan, punya jaringan atau networking serta kesehatan yang prima.
Pendidikan lanjutnya, punya peranan penting dalam membentuk keempat hal tersebut. “Karena itu saya sangat serius, paksa dan dorong agar orang mengikuti pendidikan. Pendidikan harus dibangun dalam semangat restorasi. Mengembalikan cara berpikir manusia supaya tidak hanya tahu (know) tapi juga mengerti,"ujar Viktor. "Mengapa sesuatu itu begini dan bukan begitu, itulah pendidikan yang hakiki. Pendidikan harus bisa antar peserta didik untuk buktikan kebenaran dari sesuatu atau aspek epistemogis dan nilai kegunaan atau aksiologisnya. Dalam berpengetahuan, kita harus sampai pada level itu,” sambungnya.
Langkah seribu diawali dari langkah pertama

No comments:
Post a Comment