Bismillah... Minggu ke 7 ini saya akan memaparkan jurnal refleksi calon guru penggerak dengan menggunakan model Discoll.
Model ini diadaptasi dari refleksi yang digunakan pada praktik klinis (Driscoll & Teh, 2001). Model
yang dikenal dengan Model “What?” ini pada dasarnya terdiri dari 3 bagian, namun dapat
dikembangkan dengan berbagai variasi bergantung pada pertanyaan detail yang dipilih.
1. WHAT? (Deskripsi dari peristiwa yang terjadi)
- Apa yang terjadi?
- Apa yang saya lihat/dengar/alami?
- Apa reaksi saya pada saat itu?
- Apa yang orang lain lakukan pada saat peristiwa itu terjadi?
2. SO WHAT? (Analisis dari peristiwa yang terjadi)
- Bagaimana perasaan saya pada saat peristiwa itu terjadi?
- Apakah yang saya rasakan sama/berbeda dengan orang yang mengalami kejadian
yang sama?
- Apakah saya masih merasakan perasaan/dampak yang sama jika dibandingkan
dengan perasaan/dampak langsung setelah peristiwa?
- Kecenderungan apa yang saya amati dari diri saya ketika menghadapi peristiwa
serupa?
- Mengapa saya bisa memiliki kecenderungan tersebut?
- Setelah mengalami peristiwa tersebut, apa hal yang berubah dari pendapat,
pemikiran, atau apapun yang Anda yakini sebelumnya?
3) NOW WHAT? (Tindak lanjut dari peristiwa yang terjadi)
- Apakah kejadiannya akan berbeda jika pada saat itu saya mengambil langkah yang
berbeda?
- Di mana saya bisa mendapatkan informasi tambahan agar bisa siap ketika
menghadapi peristiwa serupa di masa depan?
- Dukungan apa yang saya butuhkan agar bisa menindaklanjuti refleksi saya?
- Bagian mana yang sebaiknya saya kerjakan lebih dulu?
- Setelah Anda melakukan pembelajaran ini, apa hal baru yang ingin Anda bagikan
kepada rekan atau lingkungan Anda?
REFLEKSI MINGGU KE 7
WHAT? (Deskripsi dari peristiwa yang terjadi)
Pembelajaran minggu ke 7 ini dilaksanakan pada tanggal 29 November s.d 3 Desember 2021. Adapun materi pada modul 1.3. yaitu tentang visi guru penggerak.
Calon guru penggerak diminta untuk membuat prakarsa perubahan yang akan dilakukan di sekolah, dengan mengaplikasikan langkah-langkah B-A-G-J-A dalam menerapkannya.
Kegiatan ini memuat demonstrasi kontekstual tentang visi guru penggerak dengan menerapkan Inquiri Apresiatif (IA)
Berikut saya share tentang demonstrasi visi guru penggerak
Demonstrasi visi guru penggerak menjadikan saya lebih mempelajari bagaimana penerapan B-A-G-J-A
kami juga diminta untuk mengamati hasil karya rekan ssama calon guru penggerak dan memberikan umpan balik terhadap apa yang disampaikan.
Elaborasi pemahaman bersama instruktur menuliskan refleksi dari pembelajaran yang sudah kamiu lakukan berkaitan dengan visi guru penggerak.
Reaksi saya saat itu saya merasa banyak hal yang diungkapkan oleh instruktur berkaitan dengan visi guru penggerak, serta menjadi lebih ingin menggali lagi tentang bagaimana mewujudkan visi guru penggerak.
Kami saling berkolaborasi mengungkapkan visi yang akan di susun. Dalam pembelajaran saya berusaha untuk mengikuti tugas secara bertahap, melaksanakan tugas mandiri dan saling memberikan umpan balik terhadap rekan sesama calon guru penggerak.
SO WHAT? (Analisis dari peristiwa yang terjadi)
Perasaan saya pada pembelajaran ini berlangsung saya merasa antusias, bersemangat dan mencoba untuk membagi waktu supaya tidak tertingga materi yang disampaikan di LMS.
Perasaan saya dengan rekan lainnya sama yaitu ingin menyelesaikan LMS tepat waktu dan mempelajari materi modul ini sebaik mungkin.
Dampak yang timbul dengan saya merancang visi guru penggerak, saya berusaha untuk dapat menjadikan murid merdeka belajar dengan penerapan B_A_G_J_A
Setelah pembelajaran ini saya berharap bisa mewujudkan apa yang sudah saya susun dalam membuat visi guru penggerak. Kecenderungan yang saya alami adalah bagiamana saya harus menyusun strategi yang dapat mewujudkan visi,
Inkuiri Apresiatif dikenal sebagai pendekatan manajemen perubahan yang kolaboratif dan berbasis kekuatan, jadi saya harus menyusun berbagai kekuatan untuk dapat berkolaborasi dengan warga sekolah yang lainnya.
NOW WHAT? (Tindak lanjut dari peristiwa yang terjadi)
Langkah yang tersusun dengan rapi dalam mewujudkan visi guru penggerak harus tersusun dengan rapi. Informasi yang yang saya dapatkan dalam pembelajaran ini adalah dengan membaca LMS dan mngaitkan antara materi yang sudah saya pelajari sebelumnya.
Berbagai dukungan untuk menindak lanjuti refleksi visi guru penggerak adalah perlu adanya kolaborasi dari berbagai pihak. Langkah pertama yang saya ambil yaitu dengan berkomunikasi dengan atasan, wakasek, mgmp dan siswa untuk dapat mewujudkan vis.
Setelah Anda melakukan pembelajaran ini, hal baru yang ingin saya bagikan kepada rekan atau lingkungan adalah tentang Inquiri Apresiatif (IP). Bagaimana kita membentuk kekuatan yang dimilki, membuat prakarsa perubahan, serta bagaimana menerapkan BAGJA.
Demikian refleksi yang bisa saya sampaikan. Semoga bermanfaat. Terima kasih.
Salam sehat... Salam Bahagia... Salam Guru Penggerak
No comments:
Post a Comment