Followers

Tuesday, April 19, 2022

Refleksi Terbimbing Modul 3.1. Pengambilan Keputusan Sebagai Pemimpin Pembelajaran

 

Bismillah...

Pada pembelajaran ini saya akan  melakukan refleksi ter bimbing modul 3.1. Pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran.

Adapun tujuan pembelajaran ini adalah Calon guru penggerak mampu melakukan refleksi bersama fasilitator untuk mengambil makna dari pengalaman belajar dan mengadakan metakognisi terhadap proses pengambilan keputusan yang telah mereka lalui dan mengunakan pemahaman barunya untuk memperbaiki proses pengambilan keputusan yang dilakukannya.

" Pendidikan adalah sebuah seni untuk membuat manusia menjadi berprilaku etis "

- Georg  Wilhelm Friedrich Hegel  -

Dari kutipan di atas saya dapat menyimpulkan bahwa pendidikan merupakan hal yang dibutuhkan manusia, dalam proses pendidikan tersebut diibaratkan sebuah seni yang membuat manusia berprilaku etis. Seni merupakan segala perbuatan manusia yang timbul dari perasaannya dan bersifat indah sehingga menggerakkan jiwa perasaan manusia yang dibuhungkan dengan berprilaku etis. Perilaku etis yang dimaksud adalah prilaku yang sesuai dengan norma, nilai, dan hukum yang berlaku. Prilaku etis sangat bermanfaat baik untuk kepentingan individu maupun  lingkungan. 

Refleksi Terbimbing

1. Bagaimana / sejauh mana pemahaman Anda tentang konsep-konsep yang telah Anda pelajari di modul ini, yaitu dilema etika dan bujukan moral. 4 paradigma pengambilan keputusan, 3 prinsip pengambilan keputusan, dan 9 langkah pengambilan dan pengujian keputusan. Adakah hal-hal yang menurut Anda di luar dugaan ? 

Jawab : 

Pada pembelajaran modul 3.1 ini saya mendapatkan pemahaman tentang pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran yang di dalamnya berisi konsep tentang dilema etika dan bujukan moral, 4 paradigma pengambilan keputusan, 3 prinsip pengambilan keputusan, dan 9 langkah pengambilan dan pengujian keputusan.

Dilema etika adalah situasi yang terjadi ketika seseorang harus memilih diantara dua pilihan secara moral benar tetapi bertentangan. Sedangkan bujukan moral adalah situasi yang terjadi ketika seseorang harus membuat keputusan antara benar atau salah. Dalam situasi dilema kita harus membuat keputusan yang bertanggung jawab supaya menghasilkan keputusan yang benar.

Dilema etika  memiliki 4 paradigma yaitu 

1. Individu lawan masyarakat (  individual vs community)

Dalam paradigma ini ada pertentangan antara individu melawan masyarakat dimana individu tersebut menjadi bagiannya.

2. Rasa keadilan lawan rasa kasihan ( justice vs mercy)

Dalam paradigma ini ada pilihan antara mengikuti aturan tertulis atau tidak mengikuti aturan sepenuhnya. Pilihan yang ada adalah memilih antara keadilan dan perlakuan yang sama bagi semua orang, tetapi di sisi lain ada pengecualian karena berdasarkan atas kasihan dan juga rasa kasih sayang.

3. Kebenaran lawan Kesetiaan (Truth vs loyalty)

Kebenaran dan kesetiaan seringkali menjadi nilai-nilai yang bertentangan dalam dituasi dilema etika. Apakah kita akan mengungkapkan kebenaran atau kejujuran berdasarkan fakta  ataukah kita akan menjunjung nilai kesetiaan pada profesi, kelompok atau kesepakatan yang telah dibuatkan sebelumnya.

4. Jangka pendek lawan jangka panjang (short tern vs long term)

Dalam paradigma ini penting untuk memilih yang terbaik yang dilakukan saat ini atau nanti kedepannya.


Etika bersifat relatif dan bergantung pada kondisi dan situasi, dan tidak ada aturan baku yang berlaku. Tentu ada prinsip-prinsip yang berlaku. Terdapat 3 prinsip pengambilan keputusan yaitu 

1. Berpikir berbasis hasil akhir ( End Based Thinking)

" Saya lakukan karena itu yang terbaik untuk banyak orang "

2. Berpikir berbasis peraturan (Rule Based Thinking)

"Ikuti prinsip aturan-aturan yang sudah ditetapkan"

3. Berpikir berbasis  Peduli ( Care Based Thinking)

" Memutuskan sesuatu dengan pemikiran apa yang Anda harapkan orang lain lakukan terhadap Anda"


Dalam mengambil keputusan kita harus memperhatikan 9 langkah pengambilan dan pengujian keputusan. Diantaranya yaitu :

1. Mengenali bahwa ada nilai-nilai yang bertentangan dalam situasi ini

2. Menentukan siapa saja yang terlibat

3. Mengumpulkan fakta-fakta yang relevan

4. Pengujian benar atau salah (uji legal, regulasi, instuisi, publikasi dan panutan)

5. Pengujien benar lawan benar

6. melakukan prinsip revolusi

7. Investigasi opsi Trilema

8. Buat keputusan

9. Lihat lagi keputusan dan refeksikan.

Pengambil keputusan merupakan sebuah keterampilan yang perlu dimiliki setiap pemimpin pembelajaran. Hal ini penting untuk pengambilan keputusan yang bertanggung jawab yang berdasarkan pada nilai-nilai kebajikan yang universal.

Hal yang tak terduga menurut saya adalah adanya beberapa pertimbangan dalam mengambil keputusan diantaranya adanya paradigma, prinsip dan tahapan yang harus dilakukan dalam mengambil keputusan sebagai pemimpin pembelajaran. 

Biasanya dalam mengambil keputusan ketika saya dihadapkan dalam dilema etika, saya memilih keputusan yang logis menurut pandangan saya tanpa memperhatikan paradigma, prinsip dan tahapan dalam mengambil keputusan. \

2. Tuliskan pengalaman Anda dalam menggunakan ketiga materi tersebut dalam proses Anda mengambil keputusan dalam situasi dilema etika yang Anda hadapi selama ini.  Anda dapat juga menulis tentang sebuah situasi dilema etika yang dihadapi oleh orang lain serta keputusan yang diambil. Berilah ulasan berdasarkan 3 materi yang telah Anda pelajari di modul ini?

Jawab :

Pengalaman situasi dilema etika

Pada paradigma Rasa keadilan lawan rasa kasihan ( justice vs mercy) dimana harus memberikan penilaian kepada murid  sesuai KKM padahal murid tersebut tidak mengerjakan tugas yang sama dengan teman-teman yang lainnya. Disana ada dilema antara tidak memberikan nilai kepada murid tersebut karena sesuai aturan dan tidak adil pada murid yang lainnya yang telah dengan giat mengerjakan tugasnya dengan rasa kasihan kepada murid yang tidak mengerjakan tugas karena akan berpengaruh pada kelulusan murid tersebut sehingga memberi nilai KKM. 

Dengan pertimbangan Prinsip Berpikir berbasis  Peduli ( Care Based Thinking) karena  dengan berbagai pertimbangan yang akan berdampak pada murid tersebut sehingga diberi nilai KKM. Pertimbangan murid tersebut memiliki potensi keterampilan yang lain sehingga kedepannya berpengaruh terhadap masa depan murid tersebut. 

Pertimbangan setiap tahapan dalam pengambilan keputusan yang bertanggung jawab. 

3. Bagaimana dampak mempelajari materi ini buat Anda, perubahan  apa yang terjadi pada cara Anda dalam mengambil keputusan sebelum dan sesudah mengikuti pembelajaran modul ini?

Jawab :

Dampak setelah mempelajari modul ini adalah saya menjadi memiliki ilmu dan pengetahuan baru dalam pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran.

Sebelum mempelajari modul ini saya mengambil keputusan berdasarkan pertimbangan kelogisan yang menurut saya baik  bagi diri saya dan juga bagi orang lain.

Setelah mempelajari modul ini saya menyadari betapa pentingnya mengidentifikasi antara paradigma, prinsip dan tahapan dalam pengambilan keputusan  hal ini berhunbungan dengan situasi yang sama-sama benar dan kita perlu memutuskan dengan rasa tanggung jawab.

4. Seberapa penting mempelajari topik modul ini bagi Anda sebagai seorang individu dan Anda sebagai seorang pemimpin pembelajaran?

Jawab :

Bagi saya mempelajari modul ini sangat penting baik sebagai individu maupun sebagai seorang pemimpin pembelajaran. 

Sebagai individu atau sebagai pemimpin pembelajaran kita akan dihadapkan pada situasi dilema, dimana kita harus memilih antara dua pilihan dan keputusan yang kita ambil haruslah keputusan yang terbaik  dan dapat dipertanggung jawabkan. Hal ini bisa kita pelajari dengan memahami paradigma, prinsip, dan tahapan pengambilan keputusan. Sehingga keputusan yang kita ambil tepat.

5. Apa yang bisa Anda lakukan untuk membuat dampak / perbedaan di lingkungan Anda setelah mempelajari modul ini ?

Jawab :

Mempraktikan apa yang dipelajari ketika kita dihadapkan dalam situasi dilema etika dan bujukan moral. Selain itu mencoba untuk melakukan pengimbasan apa yang sudah dipelajari kepada rekan-rekan di sekolah dengan berbangai pengetahuan yang sudah dimiliki dalam mempelajari modul ini.


Demikian refleksi terbimbing saya dalam pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajar.

Terima Kasih ...

Salam Sehat... Salam Bahagia... Salam Guru Penggerak...

No comments:

Post a Comment