UJI NYALI DALAM PEMBELAJARAN
Ai Mulyati, M.Pd.
Perasaan
takut pasti pernah terjadi pada setiap manusia. Begitu juga dengan apa yang
dirasakan oleh peserta didik. Ketakutan akan jawaban yang salah, di kritik
orang lain, takut kegagalan, takut ditertawakan, malu untuk berpendapat dan
berbagai rasa ketakutan yang dirasakan oleh peserta didik. Sebenarnya rasa
ketakutan yang dirasakan ini malah akan menghambat potensi yang dimiliki
mereka.
Belajar
pada dasarnya adalah proses untuk memperoleh perubahan tingkah laku dengan
memperoleh informasi baru melalui pengalaman. Proses belajar itu lah yang
terpenting dalam belajar. Pengalaman-pengalaman belajar inilah yang akan
menjadikan peserta didik menjadi lebih baik.
Sebagai
guru, tugas yang terbesar adalah bagaimana kita dapat mempersiapkan mental dari
peserta didik untuk menghadapi persaingan hidup berdasarkan kemampuan yang
mereka miliki. Persaingan-persaingan yang nantinya akan mereka hadapi di masyarakat
sebagai proses pembelajaran.
Mengorganisir
teknik pembelajaran dengan berbagai teknik motivasi akan diberikan kepada siswa
sebagai proses uji nyali. Uji nyali yang dimaksud adalah peserta didik harus
siap tidak siap, suka tidak suka, saling bersaing dan mengeluarkan apa yang
mereka pikirkan.
Seperti
sebuah ungkapan, yang berbunyi The most basic of all human needs is the need
to understand and be understood. The best way to understand people is to listen
to them. ― Ralph G. Nichols
Setiap
manusia memiliki pemikiran, gagasan dan pemahaman yang berbeda-beda antara satu
dengan yang lainnya terhadap suatu hal. Perbedaan pendapat tersebut sesuatu hal
yang wajar, tetapi cara yang paling baik adalah memahami orang dengan cara
mendengarkannya.
Saya
mencoba menerapkan cara uji nyali ini dalam pembelajaran. Uji nyali ini
dimaksudkan agar peserta didik dapat menyampaikan pendapatnya dengan leluasa
tanpa rasa takut pendapatnya tidak diterima atau dikritik temannya.
Penerapan
uji nyali ini saya lakukan dalam pembelajaran yaitu dengan menyampaikan sebuah
gambar atau video yang nantinya tiap-tiap peserta didik akan menyampaikan
pendapatnya tentang hal yang bahas. Hal ini menunjukkan kreatifitas otak yang
bekerja dengan cepat yaitu menghasilkan ide-ide baru serta menunjukkan
keberanian untuk menyampaikan apa yang mereka pahami serta menyambung sel-sel
neuron yang akan menambah wawasan dan kepintaran seseorang untuk mengkaji hal
yang dibahas.
Menggali
sesuatu dalam sudut pandang yang berbeda, perbedaan objek, perbedaan minat,
perbedaan waktu, perbedaan persepsi, perbedaan permasalahan itulah yang akan
menjadikan mereka lebih memahami bahwa di kemudian hari mereka akan ada di
masyarakat. Dengan uji nyali yang lebih nyata.
sebagai
bahan peserta didik menghadapi persaingan di masyarakat, saya siapkan cara uji
nyali ini di dalam pembelajaran, supaya mereka lebih siap untuk bersaing di
masyarakat.

No comments:
Post a Comment