Followers

Monday, February 3, 2020

INTISARI MATERI MEMBACA NON SASTRA


INTISARI MATERI MEMBACA NON SASTRA

Memaknai Istilah Kata
-          Makna kata berarti maksud suatu kata atau isi suatu pembicaraan atau pikiran.
-          Secara garis besar, makna kata dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu makna denotasi dan makna konotasi. Makna konotasi adalah makna lugas (makna sebenarnya). Makna ini bersifat apa adanya, dan hanya satu alternatif. Sedangkan makna konotasi adalah makna kiasan atau ungkapan idiomatis yang bersifat relatif terhadap konteksnya dan memerlukan berbagai penafsiran.
-          Makna dari suatu kata pada dasarnya dapat dilihat dari konteks kalimat dan hubungan pertalian antara bentuk dan acuannya.

Mengidentifikasi Informasi Tersurat
-  Makna tersurat adalah makna terhadap sesuatu hal yang disampaikan secara jelas dan   dapat dipahami sebagaimana adanya baik tertulis maupun diucapkan.
-  Sebuah paragraf atau tulisan ditulis mempunyai maksud tertentu. Penulis menyampaikan pandangan atas suatu masalah melalui tulisan. Pandangan menulis dapat berupa tujuan, maksud, dan keberpihakan penulis.
   Masalah atau peristiwa yang terdapat dalam teks dapat diketahui sebab dan akibatnya dengan mengajukan pertanyaan. Kalimat tanya untuk mengetahui sebab-akibat dalam sebuah paragraf adalah sebagai berikut:
1. Mengapa untuk menanyakan sebab atau alasan, amsalah, peristiwa, atau kejadian dalam teks.
2. Bagaimana untuk menanyakan proses terjadinya masalah, peristiwa, atau kejadian dalam teks.


Menentukan Ide Pokok
-       Ide pokok adalah ide yang mendasari sebuah paragraf . Ide pokok disebut juga gagasan utama . Gagasan utama sebuah paragraf dapat terletak di awal,akhir,awal dan akhir,atau seluruh paragraf .

Menemukan Inti Kalimat

-          Kalimat inti adalah kalimat yang tersusun atas unsur-unsur pokok saja yaitu berpola S-P, S-P-O, atau S-P-Pel.
-          Kalimat luas adalah kalimat perluasan yang masih mengandung unsur-unsur pokok kalimat inti.
-           Kalimat transformasi adalah kalimat yang berasal dari kalimat inti yang sudah mengalami perubahan karena adanya beberapa proses tanpa mengubah pokok kalimat inti tersebut.
-          Inti kalimat adalah unsur-unsur inti dalam kalimat. Unsur-unsur tersebut wajib ada dan hadir dalam sebuah struktur kalimat. Sebuah kalimat harus memiliki unsur subjek (S) dan predikat (P). Jadi, inti kalimat adalah subjek dan predikat.
Contoh:
-          Adik menangis. (SP)
-          Ibu memasak. (SP)
-          Kayla bernyanyi. (SP)
-          Inti kalimat boleh ditambahi unsur objek (O) atau pelengkap (Pel). Kehadiran unsur O pada kalimat aktif transitif dan pelengkap  bergantung pada jenis kata yang menempati P.
-          Contoh dan Cara Menetukan Inti Kalimat
1.      Kalimat "Teguh menganalisis kalimat di kamar " Inti kalimat: Teguh menganalisis kalimat. (K boleh dihilangkan karena K bukanlah unsur inti kalimat)
2.      Kalimat "Hari ini Asih pergi ke SMA N 1 Boyolali." (KSPK) Inti kalimat : Asih pergi karena Asih(S), pergi (P), sedangkan hari ini (K waktu) dan ke SMA N 1 Boyolali (K tempat) tidak termasuk unsur inti.
Tiap unsur inti kalimat adalah sebuah kata, bukan frasa  (gabungan kata).

Menentukan Makna Rujukan

-          Kata rujukan adalah kata yang menunjuk pada kata lain yang telah digunakan sebelumnya sebagai pengganti dari aslinya /kata lain yang memperlihatkan keterikatannya . Misalnya ; ini, itu , tersebut ,dll.

-          Kata referensi yakni kata yang menunjuk pada kata lain yang telah dipakai sebelumnya sebagai pengganti dari kata aslinya

Menyimpulkan Isi Tersirat dalam Teks

-          Pada umumnya, suatu teks memiliki inti atau pokok isi. Hal itu bisa kita ketahui dengan menyimpulkan isi bacaan atau teks. Simpulan adalah sesuatu yang disimpulkan atau pendapat akhir berdasarkan uraian sebelumnya.
-          Simpulan dapat diketahui berdasarkan letak gagasan pokok. Simpulan harus sesuai dengan isi paragraf. Simpulan informasi tersirat dalam paragraf berupa maksud penulis, pandangan penulis, keberpihakan penulis, dan sebab akibat.

Menentukan Kalimat Utama

-          Paragraf adalah rangkaian kalimat yang saling berhubungan dan membentuk satu kesatuan pokok pembahasan. Secara garis besar, sebuah paragraf terdiri dari gagasan utama dan gagasan penjelas. Gagasan utama adalah gagasan yang menjadi dasar pengembangan sebuah paragraf dan dinyatakan dengan menggunakan kalimat utama. Gagasan utama biasanya berada di awal atau di akhir paragraf.
-          Berdasarkan letak gagasan utamanya, paragraf dapat dibedakan menjadi paragraf deduktif dan paragraf induktif. Paragraf deduktif adalah paragraf yang letak gagasan utamanya terletak di awal paragraf dan dinyatakan dalam kalimat pertama. Sedangkan paragraf induktif adalah paragraf yang gagasan utamanya terletak di akhir paragraf yaitu di kalimat akhir atau kalimat penutup.
-          Kalimat utama merupakan kalimat yang mengandung gagasan utama dalam sebuah paragraf. Kalimat utama menjadi dasar dalam pengembangan paragraf. Dari kalimat utama tersebut dikembangkanlah beberapa kalimat penjelas yang berfungsi memperjelas gagasan utamanya.

Menentukan Kalimat Penjelas

-          Sebuah paragraf pada dasarnya merupakan rangkaian kalimat yang saling berhubungan dan membentuk satu kesatuan pokok pembahasan. Di dalam sebuah paragraf terdapat gagasan utama dan gagasan penjelas. Gagasan utama merupakan dasar pengembangan sebuah paragraf dan biasanya dituangkan dalam kalimat utama.
-          Sedangkan gagasan pendukung merupaka gagasan yang berfungsi memperjelas gagasan utama dan biasanya dituangkan ke dalam beberapa kalimat penjelas. Antara kalimat utama dan kalimat penjelas harus terdapat relevansi dan disusun sedemikian rupa agar dihasilkan susunan yang padu sehingga paragraf memiliki satu kesatuan pokok pembahasan dan tidak sumbang.
-          Kalimat tidak padu merupakan kalimat yang tidak mendukung ide pokok atau melenceng dari topik pembahasan.
-          Kalimat sumbang merupakan kalimat yang tidak sesuai dengan rangkaian kalimat lain sehingga terlihat janggal dan melenceng dari topik yang dibicarakan.
-          Gagasan penjelas adalah gagasan yang berfungsi menjelaskan gagasan utama. Gagasan penjelas umumnya dinyatakan oleh beberapa kalimat. Kalimat tersebut dinamakan kalimat penjelas.

Membandingkan Isi Pola Penyajian dan Bahasa Teks

ISI TEKS
Teks adalah naskah yang ditulis dengan tata organisasi tertentu (struktur/pola penyajian tertentu). Teks nonsastra adalah naskah yang berisi permasalahan nonsastra. Termasuk dalam teks nonsastra, misalnya teks berita, teks eksposisi, teks prosedur kompleks, teks editorial, dan teks ulasan. Struktur teks menjadi ciri yang menandai jenis teks tersebut.

 a.      Teks Berita
Teks berita merupakan teks yang berisi berita tentang segala yang terjadi dunia yang ditulis di media cetak, disiarkan di radio, ditayangkan di televisi, atau diunggah di situs. Teks berita berisi fakta.
Teks berita dibuat dengan struktur: orientasi ^ peristiwa ^ sumber berita. 
Orientasi
Pembuka tentang hal yang akan diberitakan (semacam abstraksi berita)
Peristiwa
Merupakan tahap inti berita. Pada tahap ini berita dinarasikan sedemikian rupa hingga tersaji beberapa fakta yang dimunculkan kemudian (tersusun atas paragraf-paragraf)
Sumber Berita
Referensi  dari narasumber di dalam berita.

      b.      Teks Eksposisi
Teks eksposisi adalah teks yang berfungsi untuk mengungkapkan gagasan atau mengusulkan sesuatu berdasarkan argumentasi yang kuat. Teks eksposisi berisi satu sisi argumentasi: sisi yang mendukung atau sisi yang menolak.

Struktur teks eksposisi adalah: pernyataan pendapat (tesis) ^ argumentasi ^ penegasan ulang pendapat
c.       Teks Prosedur Kompleks
Teks prosedur kompleks adalah teks yang berisi langkah-langkah yang harus ditempuh untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Langkah-langkah itu biasanya tidak dapat dibalik-balik. Teks prosedur yang langkahnya dapat dibalik-balik disebut teks protokol. 
Struktur teks prosedur kompleks adalah: tujuan yang akan dicapai ^ langkah-lang

d.      Teks Editorial
Teks editorial adalah teks pada koran atau majalah yang merupakan ungkapan wawasan atau gagasan terhadap sesuatu yang mewakili koran atau majalah tersebut. Editorial juga disebut tajuk rencana.
Teks editorial atau tajuk rencana disusun dengan struktur: pernyataan pendapat (thesis statement) ^ argumentasi (arguments) ^ pernyataan ulang pendapat (reiteration).

e.       Teks Ulasan
Teks ulasan adalah teks yang dihasilkan dari sebuah analisis terhadap berbagai hal. Teks ulasan dibuat agar orang lain dapat memahami hasil penafsiran dan evaluasi yang dilakukan.
Struktur teks ulasan adalah: orientasi ^ tafsiran isi ^ evaluasi ^ rangkuman.

POLA PENYAJIAN
-       Unsur-unsur berita biasanya berpola 5 W + 1 H: what (apa), who (siapa), where (di mana), when (kapan), why (mengapa), dan how (bagaimana). Bukan berarti bahwa penulisan berita harus mengikuti urutan unsur-unsur tersebut. Dalam penyajiannya , seorang penulis berita dapat memvariasikannya. Bahkan kadang-kadang unsur-unsur tersebut tidak lengkap dalam sebuah berita.

BAHASA TEKS
-      Tiap jenis teks memiliki ciri kebahasaan tersendiri sehingga penggunaan bahasa tiap jenis teks juga berbeda antara satu dengan yang lain. Teks biografi misalnya, teks ini menggunakan kata ganti, kata hubung, rujukan kata, waktu, aktivitas tempat, dan kata kerja. Sementara teks ulasan atau resensi mempunyai ciri kebahasaan, antara lain menggunakan kata sifat, rujukan kata, dan kalimat-kalimatnya cenderung panjang (kalimat kompleks). Oleh karena itu, salah satu yang harus dipertimbangkan dalam membandingkan penggunaan bahasa adalah jenis teks.
-      Selain untuk jenis teks yang berbeda, membandingkan penggunaan bahasa juga dapat diterapkan pada jenis teks yang sama. Hal ini dapat dilihat dari penggunaan kata ganti, kata hubung, rujukan kata, kata kerja, jenis kalimat (tunggal/majemuk), atau unsur bahasa lain yang digunakan pada kedua teks.

Menyimpulkan Persamaan atau Perbedaan Isi Teks

-          Kalimat simpulan adalah pendapat terakhir yang didapatkan dari uraian yang telah disampaikan sebelumnya. Simpulan dapat diperoleh dari keseluruhan isi bacaan yang ada pada paragraf.
-          Menyimpulkan merupakan bentuk penalaran dengan menghubung-hubungkan data/fakta-fakta yang ada. Menyimpulkan persamaan dan perbedaan isi teks artinya menyampaikan persamaan dan perbedaan isi teks berdasarkan data/fakta dalam teks .
-          Ada dua prinsip dalam menyimpulkan, yaitu masuk akal atau logis dan mampu mencakup data-data yang ada.
-          Langkah-langkah menyimpulkan adalah sebagai berikut.
a.       Carilah data/fakta-fakta/informasi yang ada dalam teks tersebut.
b.      Ajukan pendapat berdasarkan fakta-fakta tersebut.

Membandingkan Penggunaan Bahasa dan Pola Penyajian

-       Untuk mengerjakan tipe soal pembandingan dua teks, maka yang harus dilakukan adalah menelaah satu teks terlebih dahulu.
-          Cara Mencari Perbedaan Penyajian Teks Sebuah teks memuat informasi atau
masalah. Penyajian informasi atau masalah dalam teks dapat berbeda. Perbedaan tersebut dapat diketahui dengan mengajukan pertanyaan berikut.
a.        Apa untuk menanyakan masalah, peristiwa, atau kejadian yang dibahas dalam teks
b.      Siapa untuk menanyakan orang yang dibahas dalam teks
c.       Dimana untuk menanyakan tempat peristiwa yang dibahas dalam teks
d.      Kapan untuk menanyakan waktu peristiwa yang dibahas dalam teks
e.        Mengapa untuk menanyakan sebab atau alasan, masalah, peristiwa atau kejadian dalam teks
f.       Bagaimana untuk menanyakan proses terjadinya masalah, peristiwa, atau kejadian dalam teks

Mengomentari Isi Teks
-       Tanggapan terhadap isi paragraf muncul setelah kita memahami isi paragraf secara benar. Kalimat tanggapan bisa berupa persetujuan atau pernyataan penolakan.    



Menunjukan Bukti Suatu Simpulan

-             Simpulan merupakan pendapat akhir dari data yang terdapat pada isi teks bacaan. Simpulan paragraf dirumuskan berdasarkan pada hubungan sebab akibat kalimat membentuk paragraf tersebut.

Semoga apa yang saya posting intisari materi tentang membaca nonsastra dapat membantu untuk memahami materi.  Semoga dimudahkan Ujiannya… AAmiin

Terima kasih sudah Berkunjung ke blog saya… semoga bermanfaat.


No comments:

Post a Comment